Breaking

Kasus Ledakan PT MCCI Cilegon, Puslabfor Cari Penyebab Pasti

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Sabtu, 30 Mei 2026
Kasus Ledakan PT MCCI Cilegon, Puslabfor Cari Penyebab Pasti
Polisi melakukan penyelidikan dan olah TKP terkait insiden ledakan yang terjadi di PT Merak Chemical Indonesia (MCCI), Kota Cilegon, Banten. (Sumber: NET)

SERANG - Kepolisian Daerah (Polda) Banten bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus melaksanakan penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) berkaitan dengan insiden ledakan yang melanda di PT Merak Chemical Indonesia (MCCI), Kota Cilegon.

"Hari ini Polda Banten bersama Puslabfor Bareskrim Polri masih melakukan olah TKP serta pengambilan alat bukti untuk dilakukan uji laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, di Serang, Jumat.

Ia memaparkan bahwa guna melengkapi tahapan penyelidikan, pihak kepolisian pun terus melangsungkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Saksi-saksi tersebut mencakup para korban, masyarakat di seputar lokasi, serta perwakilan dari pihak korporasi.

Lebih mendalam, Maruli membeberkan kronologi insiden yang berlangsung pada Senin (25/5) kisaran pukul 16.00 WIB tersebut.

Melalui keterangan dari perwakilan PT MCCI, Arif Budiawan, peristiwa berawal ketika perusahaan tengah beroperasi secara normal.

Seketika, terdengar bunyi ledakan yang lumayan keras dari area produksi di PTA-1 PT MCCI.

Bunyi ledakan tersebut memicu sistem peringatan dini (Early Warning System) berbunyi secara otomatis.

Pihak perusahaan berikutnya langsung memerintahkan seluruh karyawan guna melangsungkan evakuasi selaku langkah antisipasi keselamatan kerja.

"Dugaan sementara, insiden ini terjadi karena adanya kebocoran pipa akibat tekanan suhu yang sangat tinggi. Kebocoran itu diduga menyebabkan peningkatan tekanan sehingga menimbulkan suara ledakan yang cukup besar," katanya menerangkan.

Pasca-insiden, pihak MCCI secepatnya melaksanakan penanganan awal dengan menyetop sementara seluruh aktivitas di area terkait serta melangsungkan pengecekan teknis terhadap instalasi pipa maupun reaktor.

Namun nahas, akibat peristiwa tersebut, dua orang karyawan menjadi korban.

"Saat ini kedua korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Krakatau Medika," ujarnya.

Selaku tindakan pengamanan, personel Polres Cilegon dan Polda Banten sudah memasang garis polisi di seputar TKP.

Satuan Brimob Polda Banten pun telah diterjunkan guna melangsungkan sterilisasi area serta memastikan tidak ada unsur radioaktif yang lepas ke udara.

Kondisi di lokasi berangsur kondusif dan kepulan asap diinformasikan sudah tidak nampak sejak pukul 18.00 WIB pada hari kejadian.

Di akhir penjelasannya, Kabid Humas Polda Banten mengajak kepada masyarakat sekitar untuk tetap tenang menyikapi insiden kecelakaan kerja ini.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak terpancing atau mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," katanya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua