Piala Dunia 2026: Intip Profil dan Ambisi Timnas Amerika Serikat

Ambisi besar timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. (Sumber: NET)
Rabu, 03 Juni 2026 | 10:32:08 WIB

JAKARTA - Tim nasional sepak bola Amerika Serikat (AS) bakal melakoni panggung Piala Dunia yang ke-12 di tanah kelahiran mereka sendiri.

Momen bersejarah ini tercipta seiring status mereka sebagai salah satu dari tiga tuan rumah bersama, berdampingan dengan Kanada dan Meksiko untuk pergelaran Piala Dunia 2026.

Berdasarkan data yang dirilis oleh FIFA pada Selasa, ini merupakan kali kedua bagi AS bertindak sebagai penyelenggara turnamen akbar tersebut setelah edisi tahun 1994 silam.

Menyambut kompetisi edisi tahun ini, kubu AS mengusung sebuah misi serta ambisi yang tergolong besar.

Target perdana yang ingin dicapai adalah mendongkrak pencapaian mereka dari edisi terdahulu yang harus tersingkir di fase 16 besar.

Target kedua, dengan memanfaatkan status keunggulan sebagai tuan rumah yang dipastikan bakal diguyur dukungan penuh dari para suporternya, skuad AS dinilai punya kans lebar untuk melangkah lebih jauh.

Bukan mustahil mereka sanggup melampaui rekor prestasi terbaik mereka sepanjang sejarah, yakni saat mengunci posisi ketiga pada pergelaran Piala Dunia perdana di Uruguay tahun 1930 silam.

Dalam peta persaingan Piala Dunia 2026, tim yang sudah mengoleksi tujuh trofi Piala Emas ini tergabung ke dalam struktur Grup D bersama dengan Paraguay, Turki, dan Australia.

Perjuangan mereka akan diawali dengan melakoni partai perdana kontra Paraguay pada tanggal 13 Juni mendatang.

Laga tersebut dijadwalkan bergulir berselang satu hari setelah upacara seremonial pembukaan kompetisi yang dipusatkan di negara Meksiko.

Setelah merampungkan laga pembuka itu, armada AS bakal ditantang oleh skuad Australia pada tanggal 20 Juni.

Rangkaian laga di fase grup kemudian akan ditutup lewat duel sengit melawan Turki, tim yang baru mencatatkan penampilan ketiganya di ajang Piala Dunia, pada tanggal 26 Juni.

Sebelum resmi mengarungi ketatnya persaingan Piala Dunia 2026, tim berjuluk The Stars & Stripes ini sudah sempat melakoni laga uji coba pemanasan.

Dalam laga itu, mereka sukses memetik kemenangan tipis 3-2 atas Senegal pada hari Senin lalu, di mana gol penentu kemenangan AS dilesakkan oleh Folarin Balogun.

Selanjutnya, mereka dijadwalkan melakoni laga pemanasan pemungkas sebelum turnamen dimulai dengan menantang pemilik empat gelar juara dunia, Jerman.

Pertandingan tersebut akan dihelat pada hari Minggu (7/6) pukul 01.30 WIB yang bertempat di Soldier Field, Chicago.

Jalur menuju Piala Dunia 2026

Timnas AS sebelumnya telah dikonfirmasi mengamankan satu tiket kepesertaan otomatis karena statusnya selaku co-host mendampingi Kanada dan Meksiko.

Turnamen edisi kali ini juga mencatatkan sejarah baru karena jumlah kontestan diperbanyak menjadi 48 negara.

Kondisi tersebut membuat skuad AS berhak langsung tampil di putaran final Piala Dunia 2026 tanpa harus menguras keringat melewati babak kualifikasi layaknya mayoritas tim lainnya.

Tahun 2026 ini mematri partisipasi ke-12 bagi AS di panggung Piala Dunia, sekaligus menandai status tuan rumah kedua setelah tahun 1994.

Pada edisi 1994 tersebut, langkah mereka terhenti di babak 16 besar seusai ditaklukkan dengan skor tipis 1-0 oleh Brasil yang keluar sebagai kampiun utama.

Jauh sebelum era modern tersebut, AS menjadi bagian dari kelompok 13 negara pionir yang dipilih untuk berkompetisi di Kota Montevideo, Uruguay, demi memeriahkan Piala Dunia FIFA pertama tahun 1930.

Seluruh kontestan yang berjumlah 13 tim itu didistribusikan ke dalam empat grup terpisah, di mana masing-masing jawara grup berhak melenggang ke semifinal.

Setelah berhasil menumbangkan Paraguay serta Belgia, sepak terjang AS pada kompetisi perdana itu harus kandas di babak empat besar pascaditekuk oleh Argentina, sebelum akhirnya dipaksa menyerah oleh Yugoslavia dalam perebutan medali tempat ketiga.

Momen di tahun tersebut sekaligus ditasbihkan sebagai capaian emas terbaik bagi AS di panggung Piala Dunia hingga sekarang.

Sebab, dalam 10 edisi partisipasi setelahnya, prestasi tertinggi mereka tercatat hanya mampu menyentuh babak perempat final saja, yang diukir pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Sedangkan pada pergelaran Piala Dunia paling baru di tahun 2022 lalu, AS mengawali sepak terjang di fase grup dengan rapor bersih tanpa kekalahan setelah memetik hasil imbang kontra Wales dan Inggris, serta mengamankan poin penuh atas Iran.

Langkah mereka kemudian berlanjut hingga ke fase 16 besar, sebelum akhirnya dipaksa angkat koper oleh Belanda dengan skor akhir 1-3.

Bila dikalkulasikan dari total 11 edisi Piala Dunia yang telah diarungi, AS tercatat sudah memainkan 37 laga dengan torehan sembilan kemenangan, delapan hasil seri, serta menelan 20 kali kekalahan.

Pada ajang Piala Dunia 2026 ini, taktik permainan timnas AS bakal diracik oleh juru taktik kawakan, Mauricio Pochettino.

Ia resmi ditunjuk memegang kendali kepelatihan pada September 2024 silam, menggantikan posisi Gregg Berhalter yang menyelesaikan masa bakti keduanya.

Pria berkebangsaan Argentina yang juga mantan penggawa tim nasional tersebut membawa portofolio pengalaman melatih yang sangat mumpuni di kasta tertinggi sepak bola Eropa.

Ia tercatat pernah menukari sejumlah klub elite seperti Chelsea, Paris Saint-Germain, Tottenham Hotspur, Southampton, hingga Espanyol.

Sepanjang masa kepemimpinannya di atas kursi kepelatihan skuad AS, Pochettino berhasil mempersembahkan 15 kali kemenangan, satu hasil imbang, serta menderita sembilan kekalahan dari total 25 laga yang diarsitekinya.

Pemain bintang

Komposisi skuad AS di lapangan akan dikomandoi oleh sang bintang utama, Christian Pulisic, yang saat ini merumput bersama raksasa Italia, AC Milan.

Mantan pilar Chelsea serta Borussia Dortmund itu tercatat sudah mengantongi 85 penampilan bersama timnas AS dengan sumbangsih berupa 33 gol dan 22 assist.

Catatan tersebut dihitung sejak ia melakoni laga debutnya pada Maret 2016 di umur yang masih sangat muda, yakni 17 tahun 6 bulan 12 hari, di bawah arahan pelatih Juergen Klinsmann.

Pulisic, yang juga memiliki koleksi gelar juara Liga Champions, menatap turnamen Piala Dunia 2026 dengan modal performa apik setelah mengemas delapan gol dan empat assist dari 30 laga bersama Milan di musim ini.

Tugas berat Pulisic di atas lapangan hijau nanti akan disokong penuh oleh koleganya yang sama-sama berkarier di kompetisi Liga Italia, yakni Weston McKennie yang memperkuat Juventus.

Selain itu, kekuatan tim juga ditopang oleh barisan pemain berpengalaman lainnya, seperti Chris Richards yang baru saja merayakan gelar juara Liga Konferensi Eropa bersama Crystal Palace.

Ada pula nama Tyler Adams yang memegang peranan krusial dalam membawa Bournemouth menembus zona kompetisi Eropa untuk kali pertama di musim depan.

Daftar pemain timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Kiper: Matt Turner (New England Revolution), Matt Freese (New York City), Chris Brady (Chicago Fire)

Bek: Sergino Dest (PSV), Chris Richards (Crystal Palace), Antonee Robinson (Fulham), Auston Trusty (Celtic), Max Arfsten (Columbus Crew), Alex Freeman (Villarreal), Mark McKenzie (Toulouse), Joe Scally (Borussia Monchengladbach), Miles Robinson (FC Cincinnati), Tim Ream (Charlotte FC)

Gelandang: Weston McKennie (Juventus), Brendan Aaronson (Leeds United), Tyler Adams (Bournemouth), Sebastian Berhalter (Vancouver Whitecaps), Cristian Roldan (Seattle Sounders), Malik Tillman (Bayer Leverkusen), Alejandro Zendejas (Club America)

Penyerang: Gio Reyna (Borussia Monchengladbach), Christian Pulisic (AC Milan), Folarin Balogun (Monaco), Ricardo Pepi (PSV), Tim Weah (Marseille), Haji Wright (Coventry City).

Jadwal timnas Amerika Serikat di Grup D Piala Dunia 2026

Sabtu, 13 Juni

08.00 WIB, Amerika Serikat vs Paraguay di Stadion SoFi, Inglewood.

Sabtu, 20 Juni

02.00 WIB, Amerika Serikat vs Australia di Lumen Field, Seattle.

Jumat, 26 Juni

09.00 WIB, Turki vs Amerika Serikat di Stadion SoFi, Inglewood.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati