Arus Tol Jakarta Ramai Lancar, Sejumlah Titik Mengalami Kepadatan

Ilustrasi Tol Dalam Kota Jakarta.(FOTO:NET)
Jumat, 26 Juni 2026 | 09:03:25 WIB

JAKARTA - Kondisi arus lalu lintas di sebagian besar ruas jalan tol wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (26/6/2026) pagi ini secara umum diinformasikan dalam keadaan ramai lancar.

Meskipun demikian, penumpukan volume kendaraan terpantau masih terjadi di beberapa titik krusial di Tol Dalam Kota, Tol Jakarta-Tangerang, serta Tol Jakarta-Cikampek yang mengarah ke Jakarta.

Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh PT Jasa Marga melalui akun X resminya hingga pukul 08.00 WIB, pergerakan lalu lintas di wilayah Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Tol Jagorawi, dan Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mengalir lancar di kedua arahnya.

Kondisi tersendat justru terlihat di ruas Tol Dalam Kota mulai dari wilayah Cawang KM 00 hingga menuju Tebet KM 02 yang diakibatkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan pada jam sibuk pagi hari.

Bukan hanya di lokasi itu, kelambatan laju kendaraan juga terjadi dari titik Kuningan KM 06 sampai ke area keluar Semanggi KM 07+800 yang disebabkan oleh dampak antrean kendaraan di jalur arteri.

Di waktu yang sama, ruas jalan tol dari Tanjung Duren KM 14 menuju ke arah keluar Slipi KM 12+500 juga mengalami hambatan yang sama karena imbas kondisi kepadatan yang terjadi di rute arteri wilayah sekitarnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pihak Jasa Marga sebelumnya sempat menerapkan sistem lajur contraflow di Tol Dalam Kota yang membentang dari arah Senayan sampai menuju ke Gerbang Tol Halim 3.

Namun, pelaksanaan skema rekayasa arus lalu lintas darurat tersebut sudah resmi dihentikan oleh petugas pada pukul 08.14 WIB.

Untuk wilayah Tol Jakarta-Tangerang (Janger), situasi pergerakan kendaraan dari arah Tomang menuju ke Karang Tengah, Tangerang, sampai batas Bitung diinformasikan berjalan lancar tanpa kendala.

Walakin, hambatan arus kendaraan masih tampak terjadi di ruas Kembangan KM 08 hingga ke Kedoya KM 04 akibat tingginya volume kendaraan yang lewat.

Pihak Jasa Marga juga sempat memberlakukan lajur contraflow di wilayah setelah Underpass Tomang sampai mengarah ke Kebon Jeruk.

Langkah pengaturan perputaran lalu lintas tersebut sengaja dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di waktu sibuk pagi hari.

Sementara itu, titik kepadatan lainnya juga terpantau di sepanjang Tol Jakarta-Cikampek yang menuju ke Jakarta, tepatnya mulai dari wilayah Bekasi Timur KM 16 sampai ke KM 15+149.

Menurut penjelasan resmi Jasa Marga, kemacetan di jalur tersebut terjadi akibat dampak dari adanya proyek pemeliharaan jalan berupa rekonstruksi rigid pavement yang tengah dilakukan di posisi lajur 1 atau sisi sebelah kiri.

Sementara itu, pergerakan lalu lintas di sepanjang Jalan Layang MBZ, mulai dari Cikunir, Tambun, Cikarang hingga mencapai Karawang, maupun arah sebaliknya, dilaporkan aman terkendali.

Kondisi yang sama juga terlihat pada Tol Jagorawi dari arah Cawang menuju ke TMII, Cibubur, Bogor, hingga Ciawi serta rute sebaliknya yang dipastikan berjalan lancar.

Para pengguna jalan Tol Jakarta-Tangerang pun diminta untuk meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan adanya kegiatan pemeliharaan infrastruktur di Jembatan Cisadane.

Program perbaikan fasilitas penyeberangan tersebut diadakan di KM 19+546 yang mengarah ke Tomang dengan menggunakan area lajur 1 atau lajur kiri, dan dijadwalkan berlangsung dari tanggal 24 Juni hingga 5 Juli 2026.

Pihak Jasa Marga memberikan imbauan agar para pengemudi bersedia mengurangi kecepatan kendaraan mereka, menjaga jarak aman antar-kendaraan, sekaligus mematuhi marka jalan serta arahan dari petugas selama melintasi lokasi proyek tersebut.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati