Sinar Mas Asuransi Syariah Tawarkan Simas Super Cover Sebagai Produk Inovatif
- Selasa, 27 Januari 2026
JAKARTA - PT Sinar Mas Asuransi Syariah (SMAS) memperkenalkan produk asuransi syariah unit-linked perdana mereka, yang diberi nama Simas Super Cover Syariah.
Langkah ini menandai ekspansi perusahaan dalam memanfaatkan potensi pasar asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) yang sedang berkembang pesat di Indonesia.
Produk ini dikembangkan untuk memberikan perlindungan asuransi serta memberikan manfaat investasi, menjadi pilihan baru bagi nasabah yang mencari lebih dari sekadar proteksi.
Baca JugaMengenal Kartu Debit Mastercard: Keunggulan, Fitur, dan Tips Praktis
Direktur Utama SMAS, Daniel Armagatlie, menjelaskan bahwa sebelum perusahaan memisahkan diri dari induk usaha PT Asuransi Sinar Mas (ASM), portofolio produk perusahaan masih didominasi oleh asuransi properti syariah, kendaraan syariah, dan pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) syariah.
Namun, setelah spin-off, SMAS mengambil langkah strategis dengan memperkenalkan produk asuransi yang lebih inovatif untuk menarik segmen pasar baru.
"Produk Simas Super Cover Syariah ini adalah model asuransi syariah yang dikaitkan dengan investasi. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada di pasaran," ungkap Daniel.
Produk Simas Super Cover: Perlindungan dan Investasi dalam Satu Kemasan
Produk ini menggabungkan perlindungan personal accident (PA) dengan komponen tabungan yang menjadi daya tarik bagi konsumen yang ingin memadukan asuransi dengan investasi.
Dalam tahap awal, pemasaran Simas Super Cover Syariah dilakukan secara internal untuk membangun pasar. Setelah pasar terbentuk dan respons positif terlihat, pemasaran akan diperluas kepada nasabah eksisting dan calon nasabah baru, serta bekerja sama dengan mitra perjalanan umrah.
Hal ini menunjukkan strategi SMAS untuk memperkenalkan produk secara bertahap dengan memanfaatkan kanal distribusi yang sudah ada.
Menurut Daniel, produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang mencari perlindungan sekaligus kesempatan untuk berinvestasi dengan prinsip syariah. "Produk ini menjadi pembeda dengan asuransi lain yang belum ada, dan kami harap bisa menjadi salah satu produk unggulan kami," tambahnya.
Inovasi sebagai Kunci Persaingan di Industri Asuransi Syariah
Industri asuransi syariah di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Dengan lebih dari 200 juta penduduk, pasar asuransi di Indonesia terus berkembang. Namun, persaingan di sektor ini juga semakin ketat, sehingga inovasi dan diferensiasi produk menjadi kunci utama untuk memenangkan persaingan. Menurut Daniel, SMAS menyadari pentingnya inovasi dalam menghadapi kompetisi dengan pemain asuransi syariah yang sudah lebih mapan.
“Karena kami adalah pemain baru yang sudah berstatus full-fledged, kami harus memiliki sesuatu yang berbeda. Kalau tidak, kami hanya akan mengandalkan bisnis lama seperti properti, kendaraan, dan pengangkutan, yang bisa mengaburkan perbedaan antara asuransi konvensional dan syariah,” jelas Daniel.
Sebagai pemain baru, SMAS berupaya untuk menawarkan produk-produk yang berbeda dan lebih relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Dengan produk unit-linked seperti Simas Super Cover Syariah, perusahaan berharap dapat menarik perhatian konsumen yang menginginkan perlindungan asuransi dengan manfaat investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Potensi Produk Asuransi Penjaminan Sukuk dan Layanan Bank Emas
Tidak hanya unit-linked, SMAS juga tengah melihat peluang pengembangan produk lainnya, seperti asuransi penjaminan sukuk dan layanan bank emas. Produk-produk ini bertujuan untuk mendiversifikasi portofolio perusahaan dan memperkuat posisi mereka di pasar asuransi syariah yang semakin kompetitif.
Produk penjaminan sukuk dan bank emas menjadi solusi menarik bagi investor syariah yang ingin memanfaatkan instrumen keuangan sesuai dengan prinsip Islam.
“Dengan perkembangan sektor investasi syariah yang pesat, kami melihat peluang besar untuk mengembangkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, seperti produk penjaminan sukuk dan layanan bank emas,” ungkap Daniel.
Sinar Mas Asuransi Syariah: Fokus pada Diferensiasi dan Inovasi
Di tengah ketatnya persaingan dalam industri asuransi syariah, SMAS mengakui pentingnya untuk tidak hanya bergantung pada produk-produk asuransi tradisional, tetapi juga memperkenalkan produk-produk baru yang menawarkan nilai tambah bagi nasabah.
Melalui Simas Super Cover Syariah dan produk-produk inovatif lainnya, SMAS berharap dapat menjadi pemain utama dalam industri ini dengan memberikan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen yang menginginkan produk asuransi syariah yang lebih komprehensif.
Selain itu, perusahaan juga berfokus pada pengembangan sistem dan saluran distribusi yang lebih efisien, termasuk melalui kemitraan dengan mitra-mitra strategis seperti agen perjalanan umrah. Dengan demikian, produk-produk mereka dapat lebih mudah diakses oleh nasabah di seluruh Indonesia.
Spin-off: Langkah Strategis SMAS untuk Tumbuh Lebih Besar
PT Sinar Mas Asuransi Syariah resmi melakukan spin-off dari induk usahanya, PT Asuransi Sinar Mas, setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 23 Desember 2025.
Langkah ini dianggap sebagai strategi penting untuk memfokuskan usaha dan mempercepat pengembangan produk-produk asuransi syariah yang lebih inovatif.
Sebagai perusahaan yang baru beroperasi secara mandiri, SMAS harus lebih agresif dalam mencari peluang dan mengembangkan produk untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin berkembang.
Pada Desember 2025, UUS Asuransi Sinar Mas mencatatkan kontribusi sebesar Rp168 miliar dengan surplus underwriting Rp36 miliar, serta rasio solvabilitas (Risk Based Capital atau RBC) sebesar 931,87%. Angka-angka ini menunjukkan bahwa SMAS telah memiliki pondasi yang kuat untuk tumbuh dan berkembang di pasar asuransi syariah.
SMAS Siap Bersaing di Pasar Asuransi Syariah
Dengan berbagai produk inovatif seperti Simas Super Cover Syariah dan rencana pengembangan produk lainnya, SMAS menegaskan kesiapan mereka untuk menjadi pemain besar di pasar asuransi syariah Indonesia.
Diferensiasi produk, fokus pada inovasi, serta kemitraan strategis menjadi pilar utama bagi perusahaan untuk bersaing dengan perusahaan asuransi syariah yang sudah lebih mapan. Jika sukses, langkah ini dapat menjadikan SMAS sebagai pemimpin pasar di industri asuransi syariah yang terus berkembang.
Sindi
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Perbandingan Emas dan Deposito: Pilihan Aman untuk Investasi Pemula 2026
- Selasa, 27 Januari 2026
Bursa Asia Menguat Ditopang Harapan Laba Perusahaan, Dampak Tarif Trump
- Selasa, 27 Januari 2026
Zurich Asuransi Indonesia Capai Kinerja Positif dengan Asuransi Kendaraan
- Selasa, 27 Januari 2026
Tips Praktis Belanja Online Aman di Marketplace Populer untuk Pemula
- Selasa, 27 Januari 2026
Berita Lainnya
24 Rekomendasi Film Perang Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Ditonton!
- Selasa, 27 Januari 2026
Sinar Mas Asuransi Syariah Tawarkan Simas Super Cover Sebagai Produk Inovatif
- Selasa, 27 Januari 2026
Kemenkeu Akan Gelar Lelang Sukuk Pada 27 Januari, Target Rp11 Triliun
- Selasa, 27 Januari 2026
Perbandingan Emas dan Deposito: Pilihan Aman untuk Investasi Pemula 2026
- Selasa, 27 Januari 2026









