Askrindo Tingkatkan Manajemen Risiko Demi Layanan Asuransi Lebih Stabil

Askrindo Tingkatkan Manajemen Risiko Demi Layanan Asuransi Lebih Stabil
Askrindo Tingkatkan Manajemen Risiko Demi Layanan Asuransi Lebih Stabil

JAKARTA - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mengambil langkah serius dalam memperkuat manajemen ketahanan dan keberlanjutan operasional perusahaan.

Upaya ini bertujuan menjaga stabilitas layanan asuransi agar tetap optimal dalam berbagai situasi. Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, menyatakan bahwa perusahaan menyiapkan tata kelola yang terintegrasi mencakup kebijakan, sumber daya manusia, teknologi, dan standar operasional.

Berbagai kebijakan tersebut dibuat agar Askrindo mampu bertahan dan beroperasi secara maksimal meskipun dihadapkan pada gangguan atau risiko besar. Penguatan manajemen risiko merupakan strategi utama demi memastikan layanan asuransi tidak terganggu dan tetap memberikan perlindungan maksimal bagi nasabah. 

Baca Juga

Lelang SUN Februari 2026 Bukti Kepercayaan Investor Pada Indonesia

“Kami fokus pada pengembangan sistem yang komprehensif untuk mendukung ketahanan perusahaan,” ujar Mahelan.

Peningkatan tata kelola tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Askrindo untuk menghadapi tantangan yang kian kompleks di industri asuransi. 

Dengan persiapan matang, perusahaan berupaya mengantisipasi segala kemungkinan risiko yang dapat mengganggu operasi. Hal ini menunjukkan keseriusan Askrindo dalam menjaga kualitas dan keandalan layanan.

Implementasi Business Continuity Management System (BCMS) sebagai Pilar Utama

Salah satu fokus utama Askrindo adalah penguatan kampanye budaya Business Continuity Management System (BCMS) yang menjadi tulang punggung pengelolaan risiko perusahaan. 

BCMS diarahkan untuk mengatasi risiko gangguan yang bersumber dari bencana alam maupun aktivitas manusia seperti serangan siber. Sistem ini bertujuan memastikan operasional perusahaan tetap berjalan tanpa hambatan meskipun terjadi gangguan besar.

Berbagai uji coba BCMS telah dilaksanakan di kantor cabang Askrindo, termasuk saat menghadapi bencana gempa bumi. Uji coba tersebut membuktikan bahwa skema keberlanjutan bisnis dapat diimplementasikan secara efektif sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. 

“Melalui BCMS, Askrindo memastikan telah memiliki tata cara yang jelas untuk menjaga keberlangsungan proses bisnis saat risiko terjadi,” jelas Mahelan.

Pendekatan ini memperlihatkan kesiapan Askrindo dalam menghadapi risiko-risiko yang tidak terduga dan mampu memitigasi dampaknya secara cepat. 

BCMS menjadi landasan penting bagi perusahaan dalam mengelola risiko dan menjaga kepercayaan nasabah serta mitra bisnis. Penerapan sistem ini menunjukkan keseriusan Askrindo dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Konsistensi Mempertahankan Standar Internasional dalam Operasional

Askrindo sebagai bagian dari holding asuransi dan penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) konsisten dalam memenuhi standar internasional yang ketat. 

Sejak tahun 2019, perusahaan telah mempertahankan sertifikasi ISO 22301:2019 terkait Business Continuity Management System. Sertifikasi ini diperoleh melalui audit komprehensif yang dilakukan oleh British Standards Institution (BSI), menunjukkan kesiapan operasional dan keberlanjutan usaha.

Siklus ketiga sertifikasi ini menegaskan komitmen jangka panjang Askrindo dalam menjaga kualitas manajemen risiko dan kelangsungan bisnis. Mahelan menuturkan,

“Askrindo konsisten menjaga kesiapan operasional melalui penerapan BCMS. Sertifikasi ISO 22301:2019 yang kami pertahankan sejak 2019 menjadi bukti bahwa keberlanjutan usaha memang kami siapkan secara serius.” Hal ini membuktikan bahwa standar internasional menjadi bagian integral dalam tata kelola perusahaan.

Memiliki sertifikasi internasional memberikan kepercayaan lebih bagi pemangku kepentingan bahwa Askrindo dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan. Hal ini juga memperkuat posisi perusahaan di industri asuransi yang semakin kompetitif. Dengan demikian, Askrindo mampu menjaga stabilitas dan reputasi yang baik di pasar.

Peran Sumber Daya Manusia dan Teknologi dalam Menunjang Manajemen Risiko

Selain sistem dan kebijakan, Askrindo juga menempatkan peran penting pada sumber daya manusia dan teknologi informasi untuk mendukung manajemen risiko yang efektif. Pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM secara rutin dilaksanakan agar seluruh karyawan memahami pentingnya mitigasi risiko dan keterampilan dalam mengelola situasi darurat. Ini bertujuan agar seluruh lini perusahaan siap menjalankan protokol BCMS secara tepat.

Di sisi teknologi, Askrindo terus mengadopsi infrastruktur digital terkini guna meningkatkan kemampuan deteksi dan respons terhadap risiko gangguan, termasuk serangan siber. Teknologi informasi menjadi alat vital untuk menjaga kelancaran layanan dan menghindari potensi kegagalan sistem. 

“Kami tidak hanya mengandalkan sistem manual, tapi juga teknologi canggih sebagai pendukung utama,” ungkap Mahelan.

Sinergi antara SDM yang terlatih dan teknologi mutakhir menjadi fondasi kuat bagi Askrindo untuk menghadapi risiko yang beragam. 

Dengan begitu, perusahaan dapat menjaga layanan asuransi tetap stabil dan memenuhi ekspektasi pelanggan di tengah tantangan zaman. Ini menegaskan kesiapan Askrindo untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

Komitmen Askrindo dalam Menjaga Keberlanjutan dan Kepercayaan Nasabah

Menjaga keberlanjutan operasional sekaligus stabilitas layanan merupakan komitmen utama Askrindo demi memberikan perlindungan optimal bagi para nasabah dan mitra kerja. 

Penguatan manajemen risiko yang dilakukan bukan hanya sebagai formalitas, tetapi upaya nyata dalam menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di tengah ketidakpastian. Mahelan menambahkan, “Keberlanjutan bisnis adalah kunci agar kami tetap dapat memberikan layanan tanpa gangguan bagi pelanggan kami.”

Askrindo berupaya untuk terus memperbaiki sistem manajemen risiko dengan melakukan evaluasi berkala dan beradaptasi sesuai dinamika industri asuransi. 

Kesiapan menghadapi risiko akan menjaga posisi perusahaan sebagai mitra terpercaya dalam memberikan perlindungan finansial. Ini juga mendorong peningkatan kualitas layanan dan inovasi produk asuransi.

Secara keseluruhan, upaya Askrindo dalam memperkuat manajemen risiko memberikan gambaran positif tentang kesiapan dan profesionalisme perusahaan dalam menjalankan operasional. Hal ini menjadi pondasi utama bagi Askrindo untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan di masa depan.

Sindi

Sindi

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenperin Perketat Pengawasan Larangan Impor Pakaian Bekas di Indonesia

Kemenperin Perketat Pengawasan Larangan Impor Pakaian Bekas di Indonesia

Lelang SUN Februari 2026 Bukti Kepercayaan Investor Pada Indonesia

Lelang SUN Februari 2026 Bukti Kepercayaan Investor Pada Indonesia

Askrindo Tingkatkan Manajemen Risiko Demi Layanan Asuransi Lebih Stabil

Askrindo Tingkatkan Manajemen Risiko Demi Layanan Asuransi Lebih Stabil

Komitmen Gozco Capital Dukungan Strategis Bank Neo Commerce 2026

Komitmen Gozco Capital Dukungan Strategis Bank Neo Commerce 2026

Menteri LH dan Pemkot Tangsel Bersinergi Tangani Sampah Secara Maksimal

Menteri LH dan Pemkot Tangsel Bersinergi Tangani Sampah Secara Maksimal