Strategi Chandra Asri Tingkatkan Nilai Tambah Domestik Dan Daya Saing Regional
- Senin, 09 Maret 2026
JAKARTA - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berhasil meningkatkan kapasitas produksi Pabrik MTBE dan Butene-1 (B1) hingga 25%, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan.
Langkah ini bertujuan mempercepat upaya substitusi impor, meningkatkan nilai tambah domestik, serta memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional.
Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari proyek perluasan fasilitas yang dilaksanakan bersama PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT) melalui kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) yang ditandatangani pada Desember 2024.
Baca JugaKAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan Bank Tabungan Negara
Dengan penguatan kapasitas ini, TPIA memperkokoh posisinya sebagai produsen tunggal MTBE dan Butene-1 di Indonesia.
Peningkatan kapasitas berlokasi di kompleks petrokimia terintegrasi milik TPIA di Cilegon, Banten, dan telah beroperasi sejak 2020. Setelah melalui rangkaian persiapan teknis dan uji coba pada akhir Februari 2026, fasilitas kini berjalan secara optimal dan andal.
Peran MTBE dan Butene-1 dalam Industri Domestik
MTBE merupakan komponen penting sebagai octane booster pada bahan bakar bensin, berfungsi meningkatkan kualitas pembakaran dan efisiensi bahan bakar.
Sementara itu, Butene-1 digunakan sebagai komonomer dalam produksi polyethylene, bahan baku utama untuk berbagai aplikasi industri, termasuk manufaktur, kemasan, dan produk konsumen.
Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, TPIA tidak hanya memperkuat stabilitas rantai pasok domestik, tetapi juga membuka peluang ekspansi pasar regional melalui ekspor produk bernilai tambah tinggi.
Peningkatan kapasitas ini memungkinkan Chandra Asri Group mendukung penguatan struktur industri hilir petrokimia di Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
“Peningkatan kapasitas ini merupakan langkah strategis Chandra Asri Group dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri di dalam negeri. Sebagai produsen tunggal MTBE dan Butene-1 di Indonesia, kami memiliki komitmen untuk mendukung ketersediaan pasokan yang andal,” ujar Erwin.
Penguatan Infrastruktur Produksi dan Proyek EPC
Langkah ini merupakan hasil kolaborasi TPIA dengan IKPT melalui proyek EPC yang memastikan proses peningkatan kapasitas berjalan lancar. Semua tahapan teknis dan operasional, termasuk uji coba akhir Februari 2026, telah dilewati dengan sukses.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur produksi dapat meningkatkan produktivitas dan keandalan pasokan bagi industri domestik. Dengan fasilitas yang lebih besar dan lebih andal, TPIA memastikan pasokan bahan baku strategis tersedia bagi berbagai sektor industri, memperkuat ketahanan rantai pasok nasional.
Selain itu, penguatan kapasitas produksi juga menjadi fondasi bagi peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya, sehingga TPIA dapat menawarkan produk berkualitas tinggi dengan harga kompetitif baik untuk pasar domestik maupun ekspor.
Dampak Ekonomi dan Peluang Pasar Regional
Dengan kapasitas MTBE dan Butene-1 yang lebih besar, TPIA membuka peluang meningkatkan penetrasi pasar regional. Produk bernilai tambah tinggi kini dapat diekspor, mendukung pertumbuhan perdagangan dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok petrokimia regional.
“Melalui penguatan kapasitas produksi ini, Chandra Asri Group tidak hanya mendukung upaya substitusi impor, tetapi juga berkontribusi dalam membangun rantai petrokimia yang lebih kokoh, kompetitif, dan berkelanjutan. Dalam jangka panjang, kami harap fasilitas ini dapat membantu peningkatan kemandirian industri nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok regional,” tandas Erwin.
Selain itu, ekspansi kapasitas mendukung penciptaan nilai tambah domestik, memperkuat stabilitas industri, dan memberikan kepastian pasokan bagi sektor strategis seperti energi, manufaktur, dan kemasan.
Langkah ini juga meningkatkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan terhadap kemampuan TPIA mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan.
Komitmen Chandra Asri terhadap Kemandirian Industri
Peningkatan kapasitas MTBE dan Butene-1 menegaskan komitmen Chandra Asri Group untuk membangun industri petrokimia nasional yang mandiri dan tangguh.
Dengan menjadi produsen tunggal MTBE dan Butene-1, TPIA memastikan pasokan bahan baku strategis tersedia secara andal, sekaligus mendukung penguatan industri hilir petrokimia di Indonesia.
Investasi pada kapasitas produksi ini juga memberikan kontribusi positif bagi ketahanan energi dan industri nasional, serta membuka peluang ekspansi ke pasar ekspor yang lebih luas.
Upaya ini menunjukkan bahwa TPIA tidak hanya fokus pada pertumbuhan perusahaan, tetapi juga berperan strategis dalam pengembangan industri nasional yang berkelanjutan.
Dengan penguatan kapasitas produksi MTBE dan Butene-1, Chandra Asri Group menegaskan perannya sebagai penggerak utama industri petrokimia Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan daya saing regional dan penguatan ekonomi domestik.
Sindi
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Eagle High Plantations Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap 4 Tahun 2026
- Senin, 09 Maret 2026
Hunian Komersial PKG Berpotensi Tinggi, Subsidi Tetap Stabil Dan Berkualitas
- Senin, 09 Maret 2026
Strategi Chandra Asri Tingkatkan Nilai Tambah Domestik Dan Daya Saing Regional
- Senin, 09 Maret 2026
Berita Lainnya
Eagle High Plantations Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap 4 Tahun 2026
- Senin, 09 Maret 2026
Hunian Komersial PKG Berpotensi Tinggi, Subsidi Tetap Stabil Dan Berkualitas
- Senin, 09 Maret 2026
Strategi Chandra Asri Tingkatkan Nilai Tambah Domestik Dan Daya Saing Regional
- Senin, 09 Maret 2026






