Pelayaran CS Anthem Saat Kapal Tanker AS Keluar Selat Hormuz
JAKARTA – Operasi pengawalan militer memastikan kapal tanker AS keluar Selat Hormuz secara aman setelah sempat tertahan akibat blokade konflik berkepanjangan di Teluk Persia.
Jalur pelayaran internasional yang sempat mencekam kini mulai menunjukkan aktivitas pergerakan kapal komersial yang signifikan.
"Kapal yang dikelola Crowley, CS Anthem, telah menyelesaikan pelayaran melintasi Selat Hormuz dengan aman," kata pihak Crowley-Stena Marine Solutions dalam pernyataan resmi mereka.
Pihak operator mengonfirmasi bahwa pelintasan pada 4 Mei 2026 tersebut berjalan lancar berkat dukungan penuh dari kekuatan laut Amerika Serikat.
Crowley-Stena Marine Solutions menjelaskan bahwa armada CS Anthem bukan satu-satunya yang berhasil menembus blokade karena terdapat kapal pengangkut kendaraan lain yang juga sukses melintas.
Pelayaran berisiko ini dilakukan dengan menyertakan personel keamanan militer ekstra di atas kapal guna menangkal potensi gangguan bersenjata.
Sebanyak 2 kapal telah dikonfirmasi meninggalkan wilayah Teluk Persia menuju perairan yang lebih aman.
Kondisi para awak kapal dilaporkan dalam keadaan baik dan tidak mengalami cedera selama perjalanan yang menegangkan tersebut.
Meskipun terdapat kemajuan, sebanyak 3 kapal berbendera Amerika Serikat lainnya dikabarkan masih berada di dalam zona bahaya tersebut.
Salah satu unit yang masih tertahan bahkan mengalami kerusakan fisik cukup parah akibat serangan proyektil di pelabuhan beberapa waktu lalu.
Upaya normalisasi arus pelayaran di jalur yang menguasai 20 persen pasokan minyak dunia ini terus dilakukan melalui operasi bersandi khusus.
Penurunan harga minyak dunia di bawah angka US$ 100 per barel menjadi dampak langsung dari mulai terbukanya akses logistik laut ini.