Breaking

Kecelakaan Maut di Padang Besi: Satu Keluarga Asal Solok Meninggal

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Senin, 11 Mei 2026
Kecelakaan Maut di Padang Besi: Satu Keluarga Asal Solok Meninggal
Kondisi Kendaraan Setelah Terjadi Kecelakaan (Sumber: NET)

PADANG - Peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan enam buah kendaraan berlangsung di daerah Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Minggu (10/5/2026).

Kejadian memilukan ini menyebabkan empat orang yang merupakan satu ikatan keluarga dari Kota Solok kehilangan nyawa.

Identitas para korban diketahui sebagai keluarga dari pemilik usaha mobil bekas, yakni Jhon Effendi atau Haji Jon Memory (65), istrinya Hj Ef (57), anaknya Arif Candra Effendi (40), serta adiknya Delfawati atau Ibu Del (63).

Keempat orang tersebut menumpangi mobil Toyota Rush dengan nomor polisi B 2881 KYU yang mengalami kerusakan paling parah di lokasi.

Merujuk pada data yang dihimpun, keluarga ini tengah menempuh perjalanan menuju Bandara Internasional Minangkabau guna mengantarkan Delfawati yang berencana menuju Jakarta.

Sangat disayangkan, mobil mereka dihantam oleh truk Hino BM 9936 KU yang diduga mengalami kegagalan fungsi rem saat melewati Jalan Raya Padang–Indarung, tepat di sekitar Gerbang Masjid Darussalam Padang Besi.

Kasat Lantas Riwal Maulidinata memaparkan bahwa insiden maut tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB.

“Truk datang dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut. Sesampainya di lokasi, kendaraan diduga lepas kendali lalu menabrak kendaraan di depannya secara beruntun,” kata Riwal.

Sesuai penjelasan pihak berwajib, Toyota Rush yang dikendarai keluarga itu merupakan mobil pertama yang ditabrak oleh truk.

Hantaman yang sangat kencang mengakibatkan mobil terdorong ke sisi depan dan menabrak sejumlah mobil lainnya secara bertubi-tubi.

Truk tersebut terus bergerak dan menghantam beberapa unit kendaraan lain, di antaranya truk Hino BA 9522 IU, Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ, truk Hino BA 8497 QU, dan Toyota Kijang Super BA 1740 JC.

Dampak dari peristiwa ini, empat orang di dalam Toyota Rush dinyatakan meninggal dunia akibat menderita luka yang sangat serius.

Di sisi lain, terdapat 10 orang korban lainnya yang menderita luka ringan dan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk pengobatan.

Masyarakat lokal mengenal sosok Jhon Effendi sebagai pemilik diler mobil bekas kawakan yang telah lama berdiri di Kota Solok.

“Ia orang baik. Dealer mobilnya termasuk yang paling lama di Kota Solok,” ujar salah seorang warga.

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra pun nampak hadir di rumah duka untuk memberikan ucapan duka cita yang mendalam.

“Semoga almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya oleh Allah SWT dan diterima di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini memicu kerusakan parah pada sejumlah kendaraan dengan estimasi kerugian menyentuh angka Rp 450 juta.

Sampai Minggu malam, pihak Satlantas Polresta Padang masih melakukan pendalaman penyelidikan demi memastikan penyebab pasti dari kecelakaan tragis ini.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua