Breaking

Layanan Bus Shalawat: PPIH Siagakan Petugas Halte 24 Jam Penuh

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Jumat, 15 Mei 2026
Layanan Bus Shalawat: PPIH Siagakan Petugas Halte 24 Jam Penuh
Petugas bersiaga melayani jamaah haji di halte bus Shalawat di Makkah. (Sumber: NET)

MAKKAH - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menjamin kelancaran ibadah bagi jemaah calon haji asal Indonesia dengan menyiagakan petugas halte bus Shalawat selama 24 jam nonstop.

Langkah ini diambil untuk memfasilitasi pergerakan jemaah dari penginapan menuju Masjidil Haram maupun arah sebaliknya.

Salah seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir yang bertugas di Halte 3 Sektor 4 wilayah Syishah-Raudhah, Ahmad Hajri, memaparkan bahwa kehadiran petugas di lapangan sangat krusial.

Hal ini dikarenakan masih banyak jemaah yang merasa bingung dengan sistem transportasi yang ada, meski armada bus telah dipasang penanda nomor rute.

"Banyak jamaah calon haji yang kesulitan berkomunikasi, bahkan sebatas untuk menghentikan busnya juga ragu. Oleh karena itu, kami hadir agar mereka bisa berangkat ke masjid tanpa kendala," kata Hajri di Makkah, Jumat, 15 Mei 2026, melansir Antara.

Selain membantu dalam berkomunikasi serta membimbing jemaah saat menaiki atau turun dari bus, petugas memiliki peran penting untuk memastikan jemaah tidak salah turun halte agar tidak tersesat ke sektor lain.

Tantangan di lapangan berupa jarak antarkloter dan antarhalte yang cukup berjauhan.

Hajri memberikan gambaran situasi di area yang meliputi empat hotel dengan mayoritas jemaah asal Jawa Timur.

β€œSalah satu tugas utama kami adalah halte bus yang datang dari masjid. Kalau jamaah telat turun, mereka bisa terbawa ke halte empat yang merupakan lokasi hotel jamaah asal Lombok. Itulah mengapa peran penjaga halte di sini sangat signifikan untuk melindungi jamaah,” ujar pemuda asal Provinsi Jambi tersebut.

Armada bus Shalawat sendiri sudah dipasangi stiker nomor yang sesuai dengan rute layanannya masing-masing.

PPIH telah mengatur sebanyak 23 rute yang tersebar pada 10 sektor di lima wilayah utama Makkah, yakni Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah.

Tiap titik halte penghentian pada setiap rute dijaga secara ketat oleh petugas transportasi.

Para petugas bekerja menggunakan sistem sif selama 12 jam guna menjamin jemaah calon haji selalu mendapatkan pendampingan yang maksimal.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua