Breaking

120 Ribu Wisatawan Diprediksi Padati Ragunan Selama Libur Panjang

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Jumat, 15 Mei 2026
120 Ribu Wisatawan Diprediksi Padati Ragunan Selama Libur Panjang
Pengunjung Padati Ragunan. (Sumber: NET)

JAKARTA - Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan memperkirakan total kunjungan wisatawan mampu menyentuh angka 120.000 orang selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.

"Kalau kami ambil rata-rata harian sekitar 30 ribu orang, maka dalam empat hari ke depan estimasinya bisa mencapai 120 ribu lebih pengunjung," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Ia menyebutkan bahwa pada hari pertama momen libur panjang tersebut, yakni Kamis (14/5), jumlah kunjungan ke TMR hingga siang hari sudah mencapai 32.296 orang.

Wahyudi menilai angka tersebut mengalami kenaikan drastis jika dibandingkan hari kerja biasa yang umumnya hanya berkisar di angka 3.000 sampai 5.000 orang per hari.

Bahkan pada Rabu (13/5), arus kunjungan sudah mulai terlihat merangkak naik ke angka 7.136 orang bertepatan dengan dimulainya periode liburan.

Ia memaparkan bahwa komposisi pengunjung pada hari Jumat ini didominasi oleh 24.442 orang dewasa dan 7.854 anak-anak.

"Untuk kendaraan yang masuk ke kawasan TMR hingga siang tadi, paling banyak merupakan kendaraan roda dua, yakni sebanyak 4.084 unit," terang Wahyudi.

Jumlah kunjungan ini diperkirakan akan terus bertambah hingga menembus 40.000 orang pada saat puncak kunjungan mendatang.

Mengingat cuaca yang terasa sangat menyengat, pihak manajemen memberikan imbauan kepada seluruh wisatawan untuk senantiasa memantau kondisi fisik selama berada di area kebun binatang.

"Kami mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kesehatan dan kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air minum di tengah cuaca ekstrem," tutur Wahyudi.

Di sisi lain, seorang pengunjung bernama Azam Akhdan menyebutkan alasannya membawa keluarga berlibur ke Ragunan karena biaya tiket yang murah serta kemudahan akses moda transportasi.

"Cuacanya panas, jadi kami memilih naik Transjakarta saja karena bisa sampai pintu masuk. Mudah-mudahan, semakin sore, cuacanya lebih adem sehingga enak untuk berkeliling," ungkap Azam.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua