Breaking

Melibatkan Oknum TNI, BNN Sita 29 Kg Sabu Jaringan Aceh-Bogor

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Rabu, 20 Mei 2026
Melibatkan Oknum TNI, BNN Sita 29 Kg Sabu Jaringan Aceh-Bogor
Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan dalam jumpa pers di BNN. (Sumber: NET)

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar sindikat peredaran gelap narkotika tipe sabu yang menyertakan oknum anggota TNI pada jaringan lintas Aceh-Bogor.

Melalui penanganan perkara ini, barang bukti narkoba jenis sabu seberat 29 kilogram berhasil disita petugas.

Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan memaparkan, pengungkapan kasus tersebut bermula ketika jajarannya memonitor aktivitas pergerakan target pada Selasa (19/5) pukul 04.30 WIB.

Komplotan pelaku tersebut dikuntit saat berada di area parkir sebuah toko swalayan di kawasan Parung Panjang, Bogor.

"Tersangkanya ada tiga orang yang terdiri dari dua warga sipil dan satu oknum TNI," kata Roy dalam jumpa pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/5/206).

Berikutnya, di saat para pelaku tengah membongkar muatan barang, barisan petugas langsung bertindak melaksanakan operasi raid, planning, execution (RPE) atau penyergapan di lokasi.

Di tempat kejadian perkara, diperoleh kepastian bahwa barang bukti sabu tersebut diangkut memanfaatkan satu unit mobil bermerek Pajero.

"Dan hari ini juga kami akan koordinasi dengan BPOM terkait dengan kronologis kasusnya adalah kami berhasil mensurveillance terkait dengan satu kendaraan yang diikuti oleh beberapa orang yang di antaranya adalah anggota TNI atau oknum-oknum TNI," jelasnya.

Lewat operasi penindakan itu, aparat mengamankan tiga orang tersangka dengan inisial TA, Y, serta I, sekaligus menyita 29 paket bungkusan teh Cina kelir hijau bermuatan sabu.

Bobot kumulatif barang haram tersebut ditaksir kurang lebih 29 kilogram yang diletakkan secara tersembunyi di dalam bodi mobil yang dikendarai komplotan pelaku.

"Akhirnya kami periksa. Yang bersangkutan memang oknum anggota TNI. Keterlibatannya adalah dia ikut langsung berada di dalam mobil Pajero tersebut. Sehingga kami simpulkan bahwa yang bersangkutan adalah pengedar. Artinya, dia membawa barang tersebut dari Langsa menuju ke Bogor, yang disimpan tadi saya sampaikan, di kompartemen di bagian belakang dari Pajero tersebut," imbuhnya.

Roy menguraikan, pasokan sabu itu dikirim dari daerah Langsa, Aceh dengan tujuan akhir area Jabodetabek.

Penyelundupan sabu tersebut ditempuh memanfaatkan jalur transportasi darat serta rute penyeberangan laut Bakauheni-Merak.

Selanjutnya, unit tim gabungan mengintensifkan pengawasan surveillance hingga memasuki wilayah Bogor.

Setibanya di sana, mobil yang menjadi target operasi diparkir dan ditinggalkan di Parung Panjang sementara para pelaku melanjutkan mobilisasi ke arah Bandara Soekarno-Hatta.

"Petugas berhasil mengamankan seluruh tersangka dan membawa mereka beserta barang bukti ke Kantor BNN untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," katanya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua