Rekam Jejak Daftar Lagu Resmi Piala Dunia FIFA dari Masa ke Masa
JAKARTA - Olahraga sepak bola serta dunia seni musik merupakan dua elemen yang rasanya sangat sukar dipisahkan.
Di setiap pergelaran Piala Dunia FIFA senantiasa diramaikan oleh hadirnya lagu resmi yang dikonsep guna mempersatukan para pendukung dari pelbagai belahan dunia, melampaui sekat bahasa maupun adat budaya.
Kebiasaan ini telah berjalan semenjak tahun 1962 silam.
Bahkan, terdapat beberapa lagu yang justru jauh lebih populer ketimbang kompetisi sepak bolanya sendiri.
Berikut merupakan rincian komplit mengenai tembang resmi Piala Dunia FIFA sepanjang sejarahnya.
1962 - "El Rock del Mundial" oleh Los Ramblers (Chile)
Awal mula hadirnya lagu Piala Dunia diawali dalam pergelaran tahun 1962 yang diselenggarakan di negara Chile.
Kelompok musik rock setempat bernama Los Ramblers meluncurkan karya bertajuk "El Rock del Mundial," yang diakui secara luas sebagai lagu Piala Dunia perdana di dalam catatan sejarah.
Karya yang menggunakan bahasa Spanyol tersebut membawa sentuhan musik rock and roll yang memang tengah digandrungi pada masa itu.
1966 - "World Cup Willie" oleh Lonnie Donegan (Inggris)
Empat tahun setelahnya, pihak tuan rumah Inggris menyuguhkan karya "World Cup Willie," yang dilantunkan oleh musisi skiffle ternama bernama Lonnie Donegan.
Penamaan judul karya musik tersebut diambil dari identitas maskot resmi Piala Dunia 1966, yakni seekor singa yang dinamai Willie.
1970 - "Fútbol México 70" oleh Los Hermanos Zavala (Meksiko)
Ketika Meksiko menjadi perwakilan dari wilayah Amerika Latin pertama yang bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia, kelompok musik Los Hermanos Zavala diamanahi untuk melantunkan lagu "Fútbol México 70."
Tembang yang sepenuhnya dilantunkan lewat bahasa Spanyol tersebut merepresentasikan rasa bangga dari masyarakat Meksiko selaku pihak penyelenggara.
1974 - "Futbol" oleh Maryla Rodowicz (Jerman Barat)
Seorang biduan asal Polandia bernama Maryla Rodowicz mengusung format yang tergolong unik lewat karya berjudul "Futbol," yang mana dinyanyikan ke dalam lima ragam bahasa secara bersamaan: Polandia, Inggris, Jerman, Rusia, dan Spanyol.
Format penggunaan multibahasa ini dinilai sangat modern serta maju untuk masanya kala itu.
1978 - "El Mundial" oleh Buenos Aires Municipal Symphony (Argentina)
Ajang Piala Dunia tahun 1978 menentukan haluan kreativitas yang cukup kontras.
"El Mundial" merupakan sebuah karya musik instrumental hasil garapan dari pencipta lagu legendaris asal Italia bernama Ennio Morricone, tanpa melibatkan vokal ataupun lirik di dalamnya.
Sampai sekarang, lagu tersebut masih menjadi satu-satunya instrumen tema resmi Piala Dunia yang seutuhnya berbentuk aransemen orkestra.
1982 - "Mundial '82" oleh Plácido Domingo (Spanyol)
Penyanyi opera tenor kelas dunia dari Spanyol, yakni Plácido Domingo, ditunjuk untuk melantunkan lagu tema bertajuk "Mundial '82."
Penunjukan Domingo dirasa sangat ideal mengingat pergelaran akbar ini dihelat di tanah kelahirannya sendiri.
Tembang berbahasa Spanyol tersebut dikombinasikan bersama dengan gubahan musik orkestra yang terkesan megah.
1986 - "A Special Kind of Hero" oleh Stephanie Lawrence (Meksiko)
Ajang Piala Dunia 1986 menyuguhkan lagu "A Special Kind of Hero" yang dibawakan oleh seorang pemeran film sekaligus penyanyi asal Inggris bernama Stephanie Lawrence.
Lagu tersebut dirancang oleh Rick Wakeman, yang merupakan pemain keyboard legendaris dari kelompok musik rock progresif bernama Yes.
1990 - "Un'estate Italiana" oleh Edoardo Bennato & Gianna Nannini (Italia)
Bagi mayoritas penikmat olahraga sepak bola, lagu berjudul "Un'estate Italiana" dinilai sebagai soundtrack Piala Dunia paling memukau sepanjang masa.
Dinyanyikan secara kolaboratif oleh Edoardo Bennato dan Gianna Nannini, karya ini menjadi lagu perdana yang diapresiasi secara mendunia sebagai kreasi musik paling membekas dari sebuah kompetisi.
Lagu tersebut diproduseri oleh sosok Giorgio Moroder, yang merupakan salah satu tokoh pelopor paling berpengaruh di dalam kancah industri musik global.
1994 - "Gloryland" oleh Daryl Hall & Sounds of Blackness (Amerika Serikat)
Tatkala ajang Piala Dunia untuk kali pertama diselenggarakan di negara Amerika Serikat, Daryl Hall yang merupakan bagian dari grup duo Hall & Oates bekerja sama dengan kelompok paduan suara gospel Sounds of Blackness guna melantunkan "Gloryland."
Karya musik ini membawa pesan seputar harapan, rasa kebersamaan, dan bentuk solidaritas.
1998 - "La Copa de la Vida (The Cup of Life)" oleh Ricky Martin (Prancis)
"La Copa de la Vida" sukses bermutasi menjadi salah satu lagu tema Piala Dunia paling gemilang dalam hal komersial yang pernah tercipta, sukses menduduki urutan teratas tangga lagu dunia sekaligus memperkuat citra Ricky Martin selaku megabintang pop internasional.
Pihak FIFA turut meluncurkan lagu resmi pada tahun tersebut, ialah "La Cour des Grands (Do You Mind If I Play)" yang dinyanyikan oleh Youssou N'Dour serta Axelle Red, kendati tingkat ketenarannya tertinggal jauh di belakang lagu milik Martin.
2002 - "Boom" oleh Anastacia (Korea Selatan/Jepang)
Penyanyi musik R&B asal Amerika Serikat yakni Anastacia ditunjuk guna menyanyikan lagu "Boom" untuk turnamen perdana yang dihelat di benua Asia.
Tembang tersebut seketika menjadi lagu kesayangan bagi para pencinta sepak bola.
Turnamen pada edisi ini juga menghadirkan karya instrumen elektronik bertajuk "Anthem" besutan komposer bernama Vangelis.
2006 - "The Time of Our Lives" oleh Il Divo & Toni Braxton (Jerman)
Pada pergelaran edisi Jerman 2006 menghadirkan dua tembang resmi.
Untuk yang pertama ialah "The Time of Our Lives," sebuah musik balada penuh emosi yang dilantunkan oleh kelompok vokal opera Il Divo berduet dengan bintang musik R&B Toni Braxton.
2010 - "Waka Waka (This Time for Africa)" oleh Shakira (Afrika Selatan)
Inilah salah satu nomor lagu Piala Dunia yang paling familier sepanjang sejarah.
"Waka Waka (This Time for Africa)" yang dibawakan Shakira menjadi fenomena global dan hingga kini menjadi satu-satunya lagu resmi Piala Dunia yang melampaui satu billion penonton di YouTube.
2014 - "We Are One (Ole Ola)" oleh Pitbull ft. Jennifer Lopez & Claudia Leitte (Brasil)
Bertindak selaku penyelenggara di Brasil, pihak FIFA menjatuhkan pilihan pada kolaborasi musisi Pitbull, Jennifer Lopez, serta Claudia Leitte guna memunculkan atmosfer karnaval yang meriah lewat lagu resmi turnamen tersebut.
2018 - "Live It Up" oleh Nicky Jam ft. Will Smith & Era Istrefi (Rusia)
Lagu resmi Piala Dunia edisi 2018 bertajuk "Live It Up" dilantunkan oleh Nicky Jam bersama aktor sekaligus rapper kawakan Will Smith, serta Era Istrefi.
Tayangan video musiknya juga memperlihatkan legenda hidup sepak bola dunia Ronaldinho dalam penampilan sekilas.
2022 - "Hayya Hayya (Better Together)" dan lainnya (Qatar)
Pada pergelaran edisi tahun 2022, FIFA memodifikasi konsepnya lewat perilisan beberapa lagu resmi sekaligus untuk menyemarakkan Piala Dunia Qatar.
Karya pembuka yang paling populer ialah "Hayya Hayya (Better Together)" yang dinyanyikan oleh Trinidad Cardona, Davido, serta Aisha.
Grup K-Pop BTS turut andil menyumbang lagu lewat karya berjudul "Dreamers" yang dibawakan oleh Jungkook.
2026 - "Dai Dai" oleh Shakira & Burna Boy (Amerika Serikat/Kanada/Meksiko)
Lagu resmi Piala Dunia 2026 adalah "Dai Dai," hasil kolaborasi superstar pop Kolombia Shakira dan bintang Afrobeats Nigeria Burna Boy. FIFA menyebut lagu itu menangkap energi, semangat, dan jiwa global yang akan mendefinisikan pertunjukan terbesar di muka bumi. "Dai dai" sendiri adalah ekspresi dalam bahasa Italia yang berarti "ayo" atau "terus maju," sering digunakan untuk menyemangati seseorang. Chorus multibahasa "Dai dai, Ikó, dale, allez, let's go!" mencerminkan semangat global yang menjadi ciri khas Piala Dunia. Ini adalah kali kedua Shakira dipercaya membawakan lagu resmi Piala Dunia, setelah "Waka Waka" pada 2010.