Breaking

Mewujudkan Kota Sinema, Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi dengan Netflix

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Kamis, 18 Juni 2026
Mewujudkan Kota Sinema, Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi dengan Netflix
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam pertemuan dengan Netflix di sela-sela rangkaian Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 di Nusa Dua, Bali. (FOTO:NET)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan jalinan kolaborasi dengan pihak Netflix, penyedia layanan streaming film serta serial, demi merealisasikan visi Jakarta sebagai kota sinema.

"Ini bukan sekadar ambisi, melainkan visi besar agar industri film dan sektor ekonomi kreatif lainnya dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Jakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/6).

Saat melangsungkan pertemuan bersama Netflix di tengah agenda Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 di Nusa Dua, Bali, Rabu (17/6), Rano menekankan bahwa Pemprov DKI siap menyokong kemitraan jangka panjang, bukan cuma dalam hal produksi melainkan juga penguatan industri sinema.

Menurut dirinya, sinergi antara Pemprov DKI dan Netflix tidak hanya berfokus pada investasi, melainkan turut membuka kesempatan bagi peningkatan talenta lokal, penyediaan lapangan kerja, penguatan bidang pariwisata, serta aneka program yang membawa dampak baik untuk masyarakat.

Untuk waktu mendatang, lanjutnya, sudah ada tiga judul film serta serial Netflix yang bakal diproduksi di area Jakarta.

Bukan itu saja, Pemprov DKI bersama Netflix pun sedang mematangkan program pengembangan kualitas sumber daya manusia di sektor perfilman demi menyiasati keperluan industri yang kian melesat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata optimistis bahwa subsektor film yang ikut memicu pergerakan sektor musik, fesyen, serta kuliner bakal tumbuh kian cepat seiring bertambahnya produksi film skala internasional di Jakarta.

"Kami meyakini subsektor ekonomi kreatif mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar Andhika.

Di dalam forum tersebut, Director of Public Policy Netflix Asia Pacific Ruben Hattari memaparkan bahwa potensi dari konten lokal memegang andil besar dalam memacu pertumbuhan bisnis pihak Netflix.

"Di Indonesia, misalnya, ada 'Gadis Kretek' hingga 'Abadi Nan Jaya' yang sukses secara global melalui Netflix," ungkap Ruben.

Dirinya pun menaruh harapan untuk bisa mengikat lebih banyak kemitraan dengan Kota Jakarta, tidak terbatas pada pengerjaan produksi saja tetapi juga peningkatan talenta di sektor sinematografi.

Lebih jauh lagi, Vice President Netflix Asia Pacific Andrew Ure yang juga datang dalam forum tersebut mengutarakan rasa kagum atas visi besar Jakarta menjadi kota sinema.

Dirinya sangat meyakini bahwa Jakarta menyimpan potensi masif untuk menjelma sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua