Breaking

Menteri PU Sebut Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Modern

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Selasa, 30 Juni 2026
Menteri PU Sebut Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Modern
Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (FOTO:NET)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa Sekolah Rakyat yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dipersiapkan untuk menjadi area pendidikan modern yang menyatu dalam satu wilayah.

Ia menjelaskan bahwa pendirian Sekolah Rakyat ini ialah wujud andil nyata pemerintah, lewat Astacita Presiden Prabowo Subianto, guna memperlebar keterjangkauan pendidikan bermutu tinggi sekaligus investasi masa depan bagi pengembangan potensi manusia di Indonesia.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” ujar Dody di Jakarta, Selasa.

Proses pengerjaan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini tengah dipacu menjelang bergulirnya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Berada di area perbukitan dengan luas mencapai 6,96 hektare pada ketinggian berkisar 161 meter di Atas Permukaan Laut (MDPL), kompleks sekolah ini menyajikan suasana studi yang rindang berlatar pemandangan gunung.

Dody memaparkan bahwa program yang digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini dikonsep sebagai pusat pendidikan bersatu yang bisa memuat sebanyak 1.080 murid dari tingkat SD, SMP, sampai SMA.

Bermacam sarana mutakhir pun sudah disediakan, seperti gedung sekolah bagi tiap tingkatan, pemukiman asrama bagi siswa maupun siswi, mes pengajar, aula serbaguna, rumah ibadah, tempat makan, area olahraga, ruang terbuka hijau, dan akomodasi penunjang lain yang saling terhubung.

Berdasarkan keterangan Dody, tahapan konstruksi terus memperlihatkan peningkatan yang amat berarti.

Sampai dengan tanggal 26 Juni 2026, realisasi fisik dari Sekolah Rakyat Bogor ini sudah menyentuh angka 80,21 persen.

Melalui pengerahan 960 tenaga kerja serta dibantu oleh 25 anggota TNI-AD Teritorial Pembangunan (TP), Kementerian PU membidik area pendidikan terpadu ini dapat mulai digunakan pada Juli 2026 demi menyambut peserta didik baru di Tahun Ajaran 2026/2027.

Keberadaan Sekolah Rakyat Bogor ini dinilai tidak sekadar melebarkan jangkauan edukasi bagi warga setempat, namun juga mampu memicu perputaran roda ekonomi sekaligus kemajuan wilayah di daerah Jasinga, Kabupaten Bogor.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua