Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370 Bersama Ocean Infinity
JAKARTA - Pemerintah Malaysia melanjutkan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 2014.
Kontrak dengan perusahaan eksplorasi maritim Ocean Infinity diperpanjang selama satu tahun.
Menteri Perhubungan Malaysia Anthony Loke mengatakan perpanjangan kontrak berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2027.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk terus mengupayakan kepastian bagi keluarga para korban.
"Keputusan ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah yang berkelanjutan dan teguh untuk memberikan kepastian bagi keluarga korban penerbangan MH370," kata Loke, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (30/6/2026).
Pesawat Boeing 777 itu membawa 227 penumpang dan 12 awak saat menghilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014.
Hilangnya MH370 menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan dunia.
Sejumlah operasi pencarian di Samudra Hindia bagian selatan telah dilakukan selama bertahun-tahun, tetapi belum membuahkan hasil.
Ocean Infinity juga sempat melakukan pencarian pada 2018.
Pada 2025, perusahaan tersebut kembali menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Malaysia untuk melanjutkan pencarian di area seluas 15.000 kilometer persegi.
Dalam skema tersebut, Ocean Infinity akan menerima pembayaran sebesar USD 70 juta apabila berhasil menemukan puing-puing pesawat.
Dalam perpanjangan kontrak terbaru, pencarian difokuskan pada area seluas sekitar 7.428,54 kilometer persegi yang masih tersisa agar proses pencarian dapat diselesaikan secara menyeluruh.
Loke menambahkan berdasarkan kontrak komersial yang baru, aset utama Ocean Infinity akan dipindahkan sementara ke lokasi lain antara November 2026 hingga April 2027 kemudian melanjutkan operasi pencarian MH370.