Arab Saudi Tambah 210.000 Kursi Kereta Cepat Haramain Musim Haji 1447 H

Ilustrasi Kereta Cepat Haramain
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:44:08 WIB

RIYADH - Arab Saudi meningkatkan kapasitas Kereta Cepat Haramain hingga 2,21 juta kursi guna menyambut lonjakan jemaah pada musim Haji 1447 Hijriah.

Otoritas transportasi di Kerajaan Arab Saudi tengah bersiap mengantisipasi gelombang besar tamu Allah dengan memperkuat infrastruktur perkeretaapian.

"Ini menandai penambahan lebih dari 210.000 kursi dibanding musim sebelumnya, dengan rencana 5.308 perjalanan atau naik sekitar 11 persen," sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (5/5/2026).

Pihak SAR berpendapat, bahwa inisiatif ini mendukung Strategi Transportasi dan Logistik Nasional serta Visi Saudi 2030 guna meningkatkan layanan bagi jemaah.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap individu mendapatkan akses transportasi yang cepat dan nyaman di tengah kepadatan musim haji.

Operasional armada dari Bandara Internasional King Abdulaziz menuju jantung kota Mekah secara resmi dimulai pada 5 Mei 2026.

Armada yang terdiri dari 35 rangkaian kereta ini mampu menempuh jarak ratusan kilometer dalam waktu singkat.

Kecepatan operasional yang menyentuh angka 300 km per jam memangkas waktu tempuh antara Mekah dan Madinah secara signifikan.

Jalur sepanjang 453 kilometer tersebut kini dilengkapi dengan 5 stasiun utama yang saling terintegrasi secara modern.

Perjalanan melintasi gurun yang biasanya memakan waktu lama kini hanya membutuhkan durasi sekitar 2 jam saja.

Fasilitas ini diharapkan mampu mereduksi penumpukan jemaah di jalur darat konvensional lainnya selama prosesi ibadah berlangsung.

Transformasi layanan ini merupakan bukti nyata dari ambisi besar negara tersebut dalam memodernisasi sektor logistik nasional.

Pengalaman ibadah secara keseluruhan diharapkan menjadi lebih bermakna dengan adanya kemudahan mobilitas antar kota suci.

Komitmen pemerintah dalam memberikan proteksi dan kenyamanan maksimal tetap menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati