Jalan HR Rasuna Said Jadi Lokasi CFD Baru Mulai Akhir Pekan Ini

Suasana sekitar patung Sudirman ramai dikunjungi masyarakat untuk berolahraga
Jumat, 08 Mei 2026 | 02:50:16 WIB

JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada akhir pekan ini, Minggu (10/5). Agenda tersebut dilaksanakan pukul 05.30-10.00 WIB, berbarengan dengan kegiatan pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

"Untuk Jalan HR Rasuna Said sisi timur, HBKB berlaku di segmen Simpang Jalan Gembira sampai dengan Simpang Jalan Raya Casablanca," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Ujang Harmawan di Jakarta, Kamis (7/5) dikutip dari Antara.

"Sementara di sisi barat, berlaku di segmen Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio sampai dengan Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya," jelasnya.

Guna menyokong kegiatan tersebut, Dishub DKI mengadakan rekayasa lalu lintas pada segmen Jalan HR Rasuna Said, dengan enam rute alternatif pengalihan arus selama penerapan HBKB berlangsung.

Pertama, lalu lintas dari arah timur (Manggarai) ke arah barat (Tanah Abang/Karet), dapat melewati Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur II-Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo dan seterusnya.

Kedua, lalu lintas dari arah timur (Kampung Melayu) ke arah barat (Tanah Abang/Karet), dapat melalui Jalan Raya Casablanca-Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan KH Mas Mansyur dan seterusnya.

Ketiga, lalu lintas dari arah barat (Tanah Abang/Karet) ke arah timur (Manggarai), bisa melalui Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Galunggung-Jalan Sultan Agung dan seterusnya.

Keempat, lalu lintas dari arah barat (Tanah Abang/Karet) ke arah timur (Kampung Melayu), dapat melewati Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan Raya Casablanca dan seterusnya.

Kelima, lalu lintas dari arah utara (Menteng) ke arah selatan (Kuningan), dapat melalui Jalan Galunggung-Jalan Gembira-Jalan Kuningan Persada-Jalan Kuningan Mulya-Jalan Achmad Bakrie Barat-Jalan Casablanca dan seterusnya.

Terakhir, lalu lintas dari arah selatan (Kuningan) ke arah utara (Menteng), dapat melewati Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan Denpasar Raya-Jalan Setiabudi-Jalan Setiabudi Utara Raya-Jalan Setiabudi Tengah-Jalan Galunggung dan seterusnya.

"Kami juga menyediakan 3.687 Satuan Ruang Parkir (SRP) di sekitar lokasi acara, yang terdiri dari 1.680 SRP mobil dan 2.007 SRP motor," kata Ujang.

Dishub DKI menyiapkan empat titik parkir, yakni di Pasar Festival dan GOR Soemantri, kawasan Rasuna Epicentrum, Setiabudi One, serta Gedung Nyi Ageng Serang.

Sementara itu, layanan transportasi publik tetap beroperasi, yaitu Transjakarta rute L13, 4D, 6, 6A, 6B, dan 6H. LRT Jabodebek relasi Dukuh Atas-Harjamukti dan Dukuh Atas-Jati Mulya pun tetap melayani penumpang.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," imbau Ujang.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berniat menambah lokasi CFD di ibu kota. Selain Sudirman-Thamrin, Jalan HR Rasuna Said kini disiapkan sebagai lokasi baru. Rencana ini diumumkan bersamaan dengan dua agenda penting Pemprov DKI.

"Jadi besok tanggal 10, kami akan memulai pelaksanaan Ingub yang saya tanda tangani untuk pemilahan sampah dan sekaligus pencanangan HUT 499, diadakan di Rasuna Said sekaligus menandai bahwa Rasuna Said itu nantinya kami persiapkan juga untuk menjadi Car Free Day seperti Sudirman-Thamrin," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/4).

Penambahan lokasi ini bertujuan memberi ruang olahraga bagi warga agar tidak hanya menumpuk di Sudirman-Thamrin. Pramono pun berencana mengubah jadwal pelaksanaannya.

"Termasuk pada waktunya saya akan umumkan ada perubahan jam untuk Car Free Day dan mudah-mudahan masyarakat Jakarta semakin sehat," kata Pramono.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati