WHO: Wabah Penyakit Menular Dunia Kian Sering dan Berdampak Luas

Kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss. (Sumber: NET)
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17:01 WIB

MOSKOW - Dewan Pemantauan Kesiapsiagaan Global (GPMB) yang diinisiasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama Bank Dunia memaparkan bahwa kemunculan wabah penyakit menular secara global kini semakin intensif serta membawa efek yang kian masif.

Rilis terkini mengenai ketahanan pandemi yang dikeluarkan oleh GPMB pada Senin (18/5) menggarisbawahi bahwa situasi bumi saat ini belum sepenuhnya aman dari bahaya pandemi.

"Seiring meningkatnya frekuensi wabah penyakit menular, dampaknya juga semakin luas — meliputi kesehatan, ekonomi, politik, dan sosial — serta kapasitas pemulihan yang semakin terbatas," sebut laporan itu.

Badan yang didirikan pascamerebaknya virus Ebola di wilayah Afrika Barat pada periode 2013-2016 ini memberikan peringatan bahwa alokasi investasi selama sepuluh tahun ke belakang belum cukup untuk menandingi eskalasi ancaman pandemi.

"Setelah lonjakan pendanaan respons COVID-19, bantuan pembangunan untuk kesehatan kembali ke level 2009 dan menurun sebagai bagian dari keseluruhan bantuan pembangunan," kata laporan tersebut.

Lembaga yang periode pengabdiannya akan selesai di tahun 2026 ini mendesak dibentuknya suatu sistem pengawasan mandiri yang bersifat tetap untuk mengevaluasi potensi bahaya pandemi.

Hasil kajian tersebut turut menitikberatkan krusialnya pemerataan jangkauan untuk memperoleh vaksin, pemeriksaan medis, serta penanganan kesehatan yang krusial melalui kesepakatan pandemi internasional.

Pada Minggu, WHO mengumumkan kondisi darurat bagi kesehatan masyarakat, walaupun belum ditetapkan masuk fase pandemi, usai ditemukannya lebih dari 250 kasus terduga dan korban jiwa mencapai 80 orang yang diyakini berkorelasi dengan merebaknya Ebola di Kongo.

Fenomena wabah tersebut dipicu oleh virus Ebola varian Bundibugyo, jenis yang berlainan dengan varian Zaire yang menjadi dalang serangan wabah di kawasan Afrika Barat satu dasawarsa lalu.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati