Cegah Tawuran, Tim 3P Polres Depok Bubarkan Remaja Nongkrong Malam
DEPOK - Kepala Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok, Ipda I Ketut Suwinta mengumumkan, anggotanya konsisten melangsungkan patroli malam guna mengantisipasi kejahatan jalanan, aksi bentrokan, serta gangguan kamtibmas.
Ketika mengadakan patroli sejak Minggu 24 Mei 2026 hingga Senin dini hari, petugas menjumpai sekumpulan remaja yang sedang berkerumun, lalu meminta mereka untuk segera membubarkan diri.
“Kami tidak ingin, berkumpulnya remaja hingga larut malam, akan memancing terjadinya aksi tawuran,” jelas Suwinta, Senin (25/5/2026).
Ia meyakinkan, insiden perkelahian antar kelompok kerap kali dipicu oleh adanya kerumunan pemuda yang bertahan sampai larut malam.
Oleh sebab itu, Tim 3P Polres Metro Depok menginstruksikan para pemuda tersebut kembali ke rumah masing-masing demi mencegah potensi tawuran.
“Kami secara humanis meminta para remaja untuk pulang ke rumah,” terang Suwinta.
Usai menertibkan kerumunan pemuda tersebut, Tim 3P kembali meneruskan penyisiran wilayah.
Suwinta menegaskan kepada seluruh anggota Tim 3P Polres Metro Depok untuk menegakkan kewajiban dengan pendekatan humanis, tetapi tidak mengendurkan ketegasan terhadap segala pelanggaran atau tindakan kriminal.
“Pelaksanaan patroli dan razia stasioner dilakukan di lokasi-lokasi yang rawan terhadap aksi begal dan tawuran,” ucap Suwinta.
Suwinta menjabarkan, operasi patroli dan razia menyusuri area sepanjang Jalan Margonda Raya hingga ke wilayah Grand Depok City (GDC).
Dalam giat tersebut, Tim 3P Polres Metro Depok memeriksa sejumlah pengendara yang gelagatnya mencurigakan.
“Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan,” ungkap Suwinta.
Suwinta menambahkan, agenda patroli dan razia malam ini akan terus dijalankan secara berkala mengikuti perintah dari Polda Metro Jaya.
Langkah ini diambil demi menggaransi kondisi kamtibmas di area Kota Depok senantiasa aman dan kondusif.
“Sesusai perintah Bapak Kapolda Metro Jaya, kegiatan ini akan terus dilakukan setiap malam. Hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Depok dari ancaman kejahatan malam hari, terutama aksi begal,” pungkas Suwinta.