Ratusan Rumah Ludes Terbakar di Pasar Jiung Kemayoran Jakarta Pusat
JAKARTA - Peristiwa kebakaran berskala besar menghanguskan kawasan wilayah permukiman padat penduduk yang terletak di Kampung Pasar Jiung, Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada hari Senin (1/6/2026) malam.
Ratusan unit bangunan rumah diperkirakan lumat dan habis dilalap oleh amukan si jago merah, sehingga mengakibatkan sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) terpaksa bergegas menyelamatkan diri mereka.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, memberikan keterangan bahwa lokasi tempat terjadinya kebakaran merupakan kawasan hunian warga yang berstatus sangat padat.
"Api di wilayah RW 04. Dan wilayah RW 04 ini arealnya berisi dari kurang lebih 400 sampai dengan 500 KK," ujar Reynold saat dihubungi melalui telepon, Senin malam.
Guna mengatasi musibah kebakaran tersebut, Reynold menyampaikan bahwa dari pihak kepolisian telah menerjunkan sebanyak 200 personel gabungan yang berasal dari jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, serta kesatuan Brimob Polri.
Ratusan personel bersenjata tersebut tidak sekadar mendampingi warga lokal dalam melangsungkan proses evakuasi saja, melainkan juga ikut mengamankan aset harta benda berharga yang kiranya masih bisa diselamatkan, memberikan bantuan pertolongan medis pertama, sekaligus mengondisikan pengalihan arus lalu lintas di jalan raya.
Paparan asap tebal yang memenuhi area perumahan warga, dipadukan dengan situasi kepanikan warga yang nekat keluar-masuk menembus hawa panas udara demi menyelamatkan barang berharga kepunyaan mereka, membuat beberapa warga terpaksa mengalami gangguan saluran pernapasan.
"Saat ini ada enam orang korban dalam hal ini yang sesak napas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran," tuturnya.
Sampai dengan hari Selasa dini hari, para petugas pemadam kebakaran terpantau masih terus berjuang keras menjinakkan kobaran api di tengah-tengah lingkungan permukiman warga tersebut.
Walau demikian, amukan kobaran api terpantau sudah tidak lagi bergejolak besar seperti saat insiden kebakaran baru saja bermula.
"Dan saat ini dari lokasi masih terus melakukan pemadaman, namun sudah mulai berkurang dan berupaya dari petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan dan melakukan pendinginan di lokasi RW 04 Kebon Kosong Kemayoran," tambah Reynold.
Reynold juga memberikan penjelasan bahwa pihak aparat kepolisian terpaksa menutup sejumlah akses jalur utama, seperti halnya Jalan Benyamin Suaeb serta Jalan Kemayoran Gempol, guna melancarkan pergerakan mobilisasi armada pemadam serta pergeseran personel menuju ke tempat kejadian perkara.
Mengenai indikasi pasti dari faktor penyebab terjadinya kebakaran, aparat kepolisian memberikan penegasan bahwa mereka masih melangsungkan proses penyelidikan secara lebih mendalam dan untuk saat ini mendahulukan fokus utama pada proses evakuasi warga terdampak.
"Belum diketahui, saat ini masih kami lakukan evakuasi ," tutup Reynold.
Pada waktu sebelumnya dikabarkan, bencana kebakaran melanda area rumah tinggal yang berlokasi di kawasan Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada hari Senin (1/6/2026) malam.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat langsung mengerahkan total sebanyak 33 unit armada mobil pemadam beserta 100 personel untuk menanggulangi insiden kebakaran tersebut.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara memberikan informasi bahwa laporan mengenai adanya musibah kebakaran pertama kali diterima oleh jajaran petugas pada pukul 20.55 WIB.
"Obyek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan jenis bangunan rendah," ujar Bayu dalam keterangan tertulis, Senin.
Sesudah mendapati laporan dari warga, armada pemadam dari unit Sektor III Kemayoran segera diluncurkan menuju ke lokasi kejadian perkara.
Para petugas berhasil tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 21.05 WIB dan langsung melakukan tindakan penanganan intensif agar kobaran api tidak merembet menuju ke bangunan-bangunan lain yang berada di sekelilingnya.
Hingga hari Selasa (2/6/2026) pukul 00.37 WIB, jumlah total pasukan yang diterjunkan ke lokasi telah menyentuh angka 33 unit mobil pemadam kebakaran berdampingan dengan 165 personel.