Buntut Bocah Jatuh ke Kandang Gajah, DPRD Desak Ragunan Dievaluasi

Anak Jatuh ke Kandang Gajah Ragunan (Sumber: NET)
Selasa, 02 Juni 2026 | 15:45:34 WIB

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth memberikan sorotan tajam atas insiden jatuhnya seorang anak di area kandang gajah milik Taman Margasatwa Ragunan.

Ia melayangkan desakan kepada pihak pengelola agar selekasnya melakukan peninjauan ulang terhadap sistem pengamanan serta keselamatan bagi seluruh wisatawan yang datang berkunjung.

"Kami meminta evaluasi dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Fokusnya bukan mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan menemukan akar persoalan," kata Kenneth dikutip dari Antara, Selasa (2/6/2026).

Menurut pandangan Kenneth, peristiwa nahas tersebut sama sekali tidak boleh dipandang sebelah mata hanya sebagai sebuah kecelakaan biasa.

Ia memberikan paparan bahwasanya kejadian ini semestinya bertransformasi menjadi momentum penting bagi para pengelola tempat rekreasi publik untuk membenahi sekaligus memperkuat standar proteksi keselamatan di lapangan.

Terlebih lagi, kawasan Ragunan merupakan salah satu destinasi wisata utama bagi kalangan warga Jabodetabek yang selalu dipadati oleh kehadiran ribuan pengunjung setiap harinya, termasuk elemen anak-anak beserta keluarga besar mereka.

"Saya sangat prihatin atas terjadinya insiden ini. Keselamatan dan kondisi kesehatan anak yang bersangkutan harus menjadi prioritas utama," kata Kenneth.

Ia memberikan penegasan kembali bahwasanya jaminan keselamatan pengunjung wajib ditempatkan di posisi paling atas dalam urusan operasional manajemen destinasi wisata.

Oleh sebab itu, jajaran manajemen Taman Margasatwa Ragunan diminta untuk menjalankan investigasi internal secara terbuka guna memetakan urutan rentetan kejadian secara pasti, faktor pemicu utama, hingga potensi adanya titik lemah pada sistem keamanan fisik yang ada.

Bagi Kenneth, agenda pengecekan terhadap sarana pengamanan luar harus dieksekusi secara menyeluruh, mulai dari kokohnya pagar pembatas, sistem pengaman berlapis, rute bagi pejalan kaki, titik pantau satwa, sampai dengan kawasan yang dinilai memiliki risiko tinggi.

"Apabila ditemukan adanya pagar yang tidak memenuhi standar keamanan, celah pengamanan, atau titik yang memungkinkan pengunjung mendekati area satwa secara berbahaya, maka perbaikan harus segera dilakukan tanpa menunggu terjadinya insiden berikutnya," kata Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut.

Di samping perihal itu, langkah penguatan fungsi pengawasan di lapangan juga dirasa amat krusial untuk diterapkan.

Jumlah personel pengamanan serta petugas pengawas lapangan perlu disesuaikan dengan volume arus kunjungan, terutama ketika memasuki momen akhir pekan, hari libur nasional, maupun momen libur sekolah yang kerap kali memicu lonjakan masif para wisatawan.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati