Kloter 18 Tiba, Garuda Indonesia Angkut 392 Jamaah Haji ke Makassar

Koordinator Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar H.(FOTO:NET)
Senin, 15 Juni 2026 | 13:26:20 WIB

MAKASSAR - Rombongan jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 18 yang bersumber dari wilayah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dilaporkan telah menginjakkan kaki kembali di tanah air melewati jalur Debarkasi Makassar serta langsung diarahkan untuk beristirahat di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Koordinator Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar H.

Slamat Mustafa, di Makassar, Senin, menyambut secara tatap muka kepulangan dari rombongan jamaah haji tersebut dan kemudian menyerahterimakan mereka menuju ke pihak jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo.

“Untuk kemabruran haji bukan dilihat dari proses, tetapi setelah bapak dan ibu kembali ke masyarakat dan bergaul. Harus lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Slamat Mustafa memaparkan, indikator tingkat kemabruran ibadah haji tidak dikalkulasikan dari jalannya proses pelaksanaan sewaktu di Tanah Suci, melainkan bakal dinilai dari hadirnya pergeseran perilaku positif para jamaah pasca-kembali dan membaur di lingkungan tengah-tengah masyarakat.

Dirinya juga ikut mengutarakan untaian rasa syukur atas aspek ketahanan fisik dan mental yang dikantongi para jamaah dalam menuntaskan totalitas rangkaian ritual ibadah di Arab Saudi kendati mesti melewati fase perjalanan panjang yang sarat akan tantangan.

"Kelancaran ibadah dalam menjalankan rukun haji tidak lepas dari bimbingan dan dedikasi para petugas di lapangan," katanya.

Armada pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1418 yang mengangkut rombongan jamaah haji tersebut diwartakan telah sukses mendarat di area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Rombongan Kloter 18 ini membawa totalitas sebanyak 392 jiwa haji beserta jajaran petugas, dengan pembagian rincian terdiri atas 127 orang laki-laki serta 265 orang perempuan.

Porsi mayoritas dari komposisi jamaah haji Kloter 18 ini bersumber dari wilayah Kabupaten Wajo yaitu tercatat sebanyak 385 orang.

Sedangkan untuk sisa kuotanya merupakan kelompok jamaah mutasi, yakni 1 orang terdata berasal dari Kabupaten Toraja Utara serta 1 orang lagi diketahui berasal dari Kabupaten Jeneponto.

Pada sisi yang lain, Wakil Bupati Wajo H.

Baso Rahmanuddin, yang mengomandoi secara langsung agenda proses penjemputan para jamaah haji, melayangkan apresiasi yang tinggi atas kualitas pelayanan tim PPIH Debarkasi Makassar semenjak masa keberangkatan sampai fase kepulangan.

Dalam untaian sambutannya, Baso sempat melontarkan candaan mengenai kehadiran dari Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Toraja Utara yang berlapang dada datang langsung demi menjemput satu orang warganya saja di antara ratusan warga Wajo.

“Ini luar biasa, hanya satu orang haji dari Kabupaten Toraja Utara, tetapi dijemput oleh Kepala Kantor Kementerian Haji Toraja Utara. Kalau Wajo ada 386 haji yang memang harus dijemput oleh bupati atau wakil bupatinya,” ucap Baso disambut tawa hadirin.

Wakil Bupati Wajo menyalurkan bentuk penghargaan kepada segenap tim medis beserta jajaran petugas kloter yang telah setia memberikan pendampingan bagi rombongan sepanjang berada di Tanah Suci.

“Mereka sangat luar biasa dalam melayani dan mengurus jamaah haji selama di Tanah Suci. Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ucapnya.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati