Sebagai perangkat keselamatan paling krusial di jalan raya, helm motor wajib dikenakan oleh setiap pengendara. Sayangnya, masih banyak pemotor yang mengabaikan kualitas pelindung kepala saat hendak membelinya. Anda sebenarnya tidak perlu mengeluarkan bujet selangit, syarat paling mendasarnya hanyalah memastikan produk tersebut telah memenuhi standar helm nasional atau berlabel SNI.
Namun, sekadar mengandalkan label SNI saja belumlah cukup. Ada sejumlah faktor penting lain yang wajib diperhatikan sebelum menjatuhkan pilihan pada helm harian Anda. Berikut ulasannya:
Sesuaikan jenis pelindung kepala berdasarkan kebutuhan
Di pasaran, pelindung kepala umumnya terbagi menjadi model half face dan tertutup. Jika ditelaah lebih jauh, masing-masing memiliki fungsi spesifik. Bagi Anda yang sering melaju kencang atau menempuh rute jarak jauh, menggunakan helm full face adalah opsi paling ideal guna memberikan proteksi maksimal. Sebaliknya, pemakaian dengan kecepatan wajar di rute dalam kota sudah cukup memakai tipe half face.
Tentukan ukuran yang pas
Peranti pelindung ini tersedia dalam beragam ukuran, mulai dari S hingga XL. Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), helm yang ukurannya pas akan terasa sedikit menekan secara merata di seluruh area kepala tanpa membuat pusing. Ujilah dengan menggelengkan kepala; pastikan posisinya tetap stabil dan tidak bergeser.
Periksa kualitas tali pengikat
Produk keselamatan berstandar pasti memiliki sistem pengunci agar tidak terlepas dari kepala. Meski demikian, Anda tetap harus memeriksa material talinya. Pilihlah helm dengan tali pengikat yang kokoh, mudah dikunci, serta panjangnya bisa diatur sehingga nantinya tidak mencekik atau terasa terlalu longgar saat dipakai.
Perhatikan fitur kaca pelindung (Visor)
Kaca pelindung bertugas menangkal angin dan benda asing agar tidak mengenai wajah. Terdapat pilihan kaca bening maupun berwarna gelap. Penggunaan visor gelap memang melindungi mata dari silau matahari, namun sangat berbahaya jika dipakai pada malam hari karena membatasi jarak pandang. Sebagai solusinya, helm yang dibekali sistem kaca ganda (double visor) menjadi jalan keluar terbaik agar nyaman dikendarai baik siang maupun malam.
Kesimpulan
Memilih helm sejatinya tidak mengharuskan Anda merogoh kocek terlalu dalam, asalkan produk tersebut memenuhi kriteria keamanan dasar. Pastikan Anda selalu memperhatikan sertifikasi kelayakan, jenis model yang sesuai dengan rute perjalanan, ukuran yang presisi, kekuatan tali pengikat, hingga fleksibilitas jarak pandang dari kacanya agar pengalaman berkendara tetap aman dan nyaman.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah pelindung kepala yang mahal sudah pasti lebih aman?
Tidak selalu. Kriteria paling utama untuk keamanan adalah produk tersebut telah berlisensi SNI (Standar Nasional Indonesia) dan memiliki ukuran yang pas menempel di kepala pengendara.
2. Bagaimana cara paling mudah mengetahui ukuran yang tepat?
Cobalah memakainya dan rasakan tekanannya. Jika terasa pas, menekan secara merata tanpa menimbulkan rasa pusing, dan posisi tidak goyang ketika Anda menggelengkan kepala, maka ukurannya sudah tepat.
3. Lebih baik memilih kaca pelindung bening atau gelap?
Sangat disarankan untuk memilih produk dengan fitur double visor (kaca ganda). Fitur ini memungkinkan Anda menggunakan kaca gelap untuk menahan silau di siang hari, dan beralih ke kaca bening untuk menjaga visibilitas berkendara di malam hari.