Kebakaran Pabrik Sandal Karet di Tangerang Belum Padam

Pabrik sandal di Kota Tangerang terbakar (FOTO: NET)
Senin, 22 Juni 2026 | 14:18:18 WIB

TANGERANG - Peristiwa kebakaran besar melanda satu pabrik sandal yang berlokasi di Jl.

KH.

Agus Salim, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, serta belum juga berhasil dipadamkan usai kurang lebih 9 jam berjalan.

Anggota pemadam kebakaran (damkar) sampai detik ini masih tetap berupaya keras mengendalikan amukan api di lokasi peristiwa. "Masih proses pemadaman," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia, Senin (22/6/2026). "(Kebakaran) pabik sandal yang terbuat dari karet," imbuhnya.

Pada mulanya, anggota pemadam kebakaran mendapati aduan terkait peristiwa kebakaran tersebut pada hari Minggu (21/6) malam berkisar pukul 22.

31 WIB.

Anggota damkar langsung menerjunkan sebanyak 95 personel beserta 19 unit armada pemadam menuju lokasi peristiwa.

Tindakan penanganan serta pemadaman kobaran api pun sudah diawali sejak berkisar pukul 22.

45 WIB.

Pemicu otentik dari peristiwa kebakaran ini hingga sekarang masih belum bisa dipastikan.

Hingga detik ini, belum ada informasi mengenai jatuhnya korban jiwa yang diakibatkan oleh peristiwa kebakaran itu.

Melalui dokumentasi video yang tersebar, didapati bahwa posisi pabrik yang hangus itu berada lumayan berdekatan dengan wilayah pemukiman warga.

Walaupun begitu, hingga kini rumah-rumah penduduk di sekelilingnya diinformasikan masih berada dalam situasi aman.

Bumbungan asap hitam yang amat pekat terpantau masih membubung tinggi ke langit.

Andia menguraikan bahwa tindakan pemadaman menemui kendala lantaran kobaran api yang telanjur berkobar besar serta meluas dengan kilat.

Berdasarkan uraiannya, terdapat 3 titik wilayah yang ludes terbakar yang menampung komoditas sandal siap edar berbahan karet dan juga zat-zat kimia, sehingga menghambat jalannya proses pemadaman. "Saat laporan masuk, kondisi api sudah besar dan merambat. Ada 3 lokal area terbakar yang didalamnya berisi sendal barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, aneka cairan kimia penunjang produksi," katanya.

Andia pun memasukkan informasi bahwa karakteristik dari material yang hangus terbakar itu memerlukan durasi penanganan yang lebih panjang demi bisa benar-benar mati.

Sekarang ini, para personel terus berusaha menekan efek sebaran asap bagi warga di sekeliling lokasi dengan disokong oleh para relawan damkar Kota Tangerang. "Penanganan kami fokuskan memutus rambatan, dan pengamanan tangki kimia kapasitas 20.000 liter dan puluhan drum agar tidak terjadi ledakan," katanya.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati