Cara Daftar PIP Kemdikbud 2026 Online: Panduan Lengkap

Cara Daftar PIP Kemdikbud 2026 Online: Panduan Lengkap
cara daftar pip

Jakarta - Cara daftar pip menjadi hal yang banyak dicari oleh orang tua dan siswa karena bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti perlengkapan belajar. 

Kabar baiknya, peserta didik baru dari jenjang SD hingga SMA tetap berpeluang menerima bantuan PIP tahun 2025. 

Penyaluran dana dilakukan secara bertahap dalam tiga periode sepanjang tahun, dengan tahap kedua berlangsung pada Mei sampai September dan tahap terakhir pada Oktober hingga Desember. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk uang tunai.

Baca Juga

Memesan Tiket Kereta Api Lebaran 2026, Inilah Trik Agar Dapat Kursi

Agar bisa menerima dana ini, siswa baru di tingkat SD, SMP, maupun SMA perlu memenuhi sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan. 

Program ini memang dirancang untuk membantu peserta didik berusia 6 hingga 21 tahun dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi supaya tetap dapat melanjutkan pendidikan, termasuk bagi siswa di sekolah luar biasa. 

Melalui program ini, pemerintah berupaya menekan angka putus sekolah serta membuka peluang bagi anak-anak yang sempat berhenti belajar agar kembali mengenyam pendidikan formal. 

Dengan memahami syarat dan alurnya sejak awal, orang tua dan siswa tidak akan kebingungan dalam mengikuti cara daftar pip.

Apa Itu PIP?

Sebelum membahas tahapan pendaftaran bantuan pendidikan, ada baiknya memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Kartu Indonesia Pintar. 

Program Indonesia Pintar merupakan bentuk dukungan dana pendidikan yang disalurkan kepada anak usia sekolah antara 6 hingga 21 tahun yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi maupun kondisi sosial rentan.

Penerima bantuan ini mencakup anak-anak yang terdaftar sebagai pemegang Kartu Keluarga Sejahtera, peserta Program Keluarga Harapan, anak yatim atau piatu, penyandang disabilitas, serta mereka yang terdampak bencana alam atau peristiwa musibah lainnya.

Pelaksanaan program ini dijalankan melalui sinergi lintas lembaga, melibatkan kementerian yang membidangi pendidikan, urusan sosial, dan keagamaan, sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan menjangkau peserta didik yang benar-benar membutuhkan.

Sasaran dari Program Indonesia Pintar

Selain memahami proses pendaftaran KIP, kamu juga perlu mengetahui siapa saja yang menjadi target penerima manfaat Program Indonesia Pintar. Program ini ditujukan untuk beberapa kategori peserta didik yang memenuhi kriteria tertentu.

Kelompok sasaran tersebut meliputi siswa yang telah memiliki KIP, Peserta didik dari keluarga kurang mampu atau rentan secara ekonomi dengan pertimbangan khusus, serta siswa SMK yang mengambil jurusan keahlian di bidang pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, pelayaran, dan kemaritiman.

Dana bantuan yang diberikan melalui program ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pribadi siswa, seperti pembelian alat tulis dan perlengkapan sekolah, biaya kursus atau les, uang saku serta transportasi, kebutuhan praktik tambahan, hingga biaya ujian kompetensi.

Sementara itu, KIP berfungsi sebagai identitas resmi yang menandai bahwa seorang anak terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan. 

Kepemilikan kartu ini memberikan kepastian bahwa siswa yang bersangkutan berhak memperoleh dukungan dana pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Perlu diperhatikan bahwa setiap penerima bantuan hanya diperbolehkan memiliki satu kartu sebagai penanda resmi.

Pemerintah masih menyalurkan bantuan pendidikan hingga Rp2,2 juta bagi siswa jenjang SD, SMP, dan SMA pada tahun 2025 melalui skema PIP. 

Untuk memperoleh bantuan tersebut, terdapat dua jalur yang dapat ditempuh, yaitu melalui satuan pendidikan tempat siswa terdaftar atau dengan memastikan data keluarga tercatat dalam basis data kesejahteraan sosial yang dikelola oleh kementerian terkait.

Cara Daftar PIP Kemdikbud 2026 untuk siswa SD, SMP, dan SMA

Cara daftar PIP menjadi langkah penting yang perlu dipahami orang tua dan siswa agar proses pengajuan bantuan pendidikan tahun 2026 dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.

  1. Orang tua perlu mengunduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store menggunakan ponsel sebagai langkah awal pendaftaran data bantuan pendidikan tahun 2025.
  2. Pastikan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP orang tua sudah disiapkan sebelum memulai proses.
  3. Selanjutnya, orang tua diminta membuat akun dengan mengisi data diri secara lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya.
  4. Masukkan nomor KK, nomor induk kependudukan (NIK) pada KTP, serta nama lengkap orang tua sebagaimana tercantum di dokumen resmi.
  5. Lengkapi informasi alamat mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan sesuai data di KTP.
  6. Setelah data alamat terisi, unggah foto KTP asli dan swafoto sambil memegang KTP sebagai proses verifikasi identitas.
  7. Jika seluruh data sudah benar, lanjutkan dengan menekan tombol Buat Akun Baru untuk menyelesaikan pendaftaran akun.

Setelah akun berhasil dibuat, orang tua dapat masuk kembali ke aplikasi untuk mengajukan pendaftaran data terpadu melalui tahapan berikut:

  1. Pilih menu Daftar Usulan pada halaman utama aplikasi.
  2. Klik opsi Tambah Usulan untuk mengajukan data baru.
  3. Data yang telah diajukan akan langsung ditampilkan dan secara otomatis dicocokkan dengan database kependudukan.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut secara teliti, proses pengajuan data dapat berjalan lebih lancar dan minim kendala di tahap verifikasi.

Cara daftar PIP Kemdikbud melalui Dinas Pendidikan:

Berikut versi parafrase dengan makna tetap sama, penjelasan tidak dipotong, dan bahasa dibuat lebih natural:

  1. Pendaftaran bantuan pendidikan tahun 2025 dapat dilakukan oleh siswa melalui sekolah dengan melampirkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik orang tua atau wali sebagai syarat utama.
  2. Apabila siswa tidak memiliki KKS, orang tua atau wali wajib terlebih dahulu mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh RT/RW dan diketahui pihak kelurahan atau desa setempat sebagai dokumen pengganti.
  3. Seluruh dokumen yang diajukan, baik KKS maupun SKTM, akan diproses oleh pihak sekolah untuk dilakukan pengecekan dan validasi data peserta didik.

Itulah dua jalur pendaftaran yang dapat ditempuh agar siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA berpeluang menerima bantuan pendidikan senilai Rp2,2 juta pada tahun 2025.

Login PIP Kemdikbud go id 2025

Berikut langkah-langkah penting yang perlu diperhatikan saat mendaftar KIP:

1. Persiapkan Dokumen yang Diperlukan

Sebelum mendaftar, pastikan semua dokumen pendukung sudah siap, antara lain:

  • Kartu Keluarga (KK)
  • Akta kelahiran siswa
  • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi yang tidak memiliki KKS
  • Rapor terbaru atau hasil belajar siswa
  • Surat rekomendasi penerima bantuan dari Kepala Sekolah atau Madrasah

Dengan dokumen lengkap, proses pendaftaran KIP akan lebih lancar.

2. Proses Pendaftaran di Sekolah atau Madrasah

Siswa dapat melakukan pendaftaran dengan membawa KKS milik orang tua atau wali ke sekolah atau madrasah terdekat.

Jika KKS tidak tersedia, orang tua atau wali perlu membuat SKTM dari RT/RW dan kelurahan/desa sebagai dokumen pengganti untuk memenuhi persyaratan pendaftaran.

3. Pengajuan Data Calon Penerima

Setelah dokumen lengkap, pihak sekolah atau madrasah akan mencatat data siswa yang menjadi calon penerima KIP dan mengirimkan atau mengusulkannya ke Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama tingkat kabupaten/kota.

4. Registrasi Dapodik dan Seleksi

Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama di tingkat kabupaten/kota akan mengirimkan rekap data calon penerima KIP ke Kemendikbud/Kemenag.

Sekolah yang berada di bawah Kemendikbud wajib memasukkan data calon penerima KIP ke dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kemudian, Kemendikbud/Kemenag akan mencetak dan menyalurkan KIP bagi siswa yang lulus seleksi.

Besaran Dana yang Didapatkan dari Program Indonesia Pintar

Setelah memahami cara daftar KIP, penting juga bagi orang tua atau wali untuk mengetahui manfaat dan besaran dana yang diterima setelah anak memiliki Kartu Indonesia Pintar. 

Dana PIP ini diberikan sesuai jenjang pendidikan dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan belajar siswa. Berikut rinciannya:

  • Siswa SD/SDLB/Paket A: Mendapatkan bantuan sebesar Rp450.000 per tahun. Untuk siswa kelas 6 pada semester genap dan kelas 1 semester gasal, dana yang diberikan sebesar Rp225.000.
  • Siswa SMP/SMPLB/Paket B: Menerima Rp750.000 per tahun. Khusus untuk kelas 9 semester genap dan kelas 7 semester gasal, dana yang disalurkan sebesar Rp375.000.
  • Siswa SMA/SMK/SMALB/Paket C: Mendapatkan Rp1.000.000 per tahun, kecuali kelas 12 semester genap dan kelas 10 semester gasal yang menerima Rp500.000.
  • Siswa SMK Program 4 Tahun: Menerima Rp1.000.000 per tahun, sementara kelas 13 semester genap dan kelas 10 semester gasal mendapat Rp500.000.

Dana PIP dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan belajar siswa, termasuk pembelian perlengkapan sekolah, kursus tambahan, uang saku, biaya transportasi, biaya praktik, serta biaya untuk mengikuti uji kompetensi. 

Dengan demikian, bantuan ini benar-benar dirancang untuk mendukung kelancaran pendidikan anak dan meringankan beban finansial keluarga.

Kewajiban Peserta Didik Penerima Dana PIP

Selain mengetahui cara daftar KIP, peserta didik juga perlu memahami kewajiban yang harus dipenuhi setelah menerima dana KIP. 

Berdasarkan informasi dari laman Indonesia Pintar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, beberapa kewajiban peserta didik penerima PIP antara lain:

  • Menyimpan Kartu Indonesia Pintar dengan baik dan aman.
  • Menggunakan dana PIP secara tepat, hanya untuk keperluan pendidikan yang relevan.
  • Tetap bersekolah dan giat belajar, menunjukkan disiplin, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi.

Sebagai penutup, itulah penjelasan lengkap mengenai Program Indonesia Pintar beserta cara daftar KIP. Jangan menunda, segera praktikkan langkah-langkah cara daftar PIP agar anak-anak bisa mendapatkan manfaat pendidikan dari PIP!

Enday Prasetyo

Enday Prasetyo

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tol Probowangi Paket 3 Hampir Rampung, Progres 97,66 Persen

Tol Probowangi Paket 3 Hampir Rampung, Progres 97,66 Persen

WIKA Realty Salurkan Bantuan Sekolah Darurat Aceh Tamiang

WIKA Realty Salurkan Bantuan Sekolah Darurat Aceh Tamiang

Jasamarga Perkuat Tol Jakarta–Cikampek Hadapi Cuaca Ekstrem

Jasamarga Perkuat Tol Jakarta–Cikampek Hadapi Cuaca Ekstrem

Manchester United Menang Dramatis di Markas Arsenal

Manchester United Menang Dramatis di Markas Arsenal

Xabi Alonso Siapkan Empat Transfer Jika Latih Liverpool

Xabi Alonso Siapkan Empat Transfer Jika Latih Liverpool