Digitalisasi RUPST BNI 2026: Akses Luas bagi Seluruh Pemegang Saham

Digitalisasi RUPST BNI 2026: Akses Luas bagi Seluruh Pemegang Saham
Digitalisasi RUPST BNI 2026: Akses Luas bagi Seluruh Pemegang Saham

JAKARTA - Era digitalisasi perbankan tidak hanya berhenti pada layanan aplikasi bagi nasabah, tetapi juga menyentuh aspek tertinggi dalam tata kelola perusahaan, yakni pengambilan keputusan strategis oleh pemegang saham. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bersiap menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan efisiensi melalui penyelenggaraan rapat tahunan yang modern. Dengan memanfaatkan teknologi terkini, bank pelat merah ini memastikan bahwa jarak bukan lagi hambatan bagi investor untuk menyuarakan aspirasi mereka terhadap arah bisnis perusahaan di masa depan.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 secara elektronik atau dalam jaringan (daring) pada Senin, 9 Maret 2026. Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan akses bagi seluruh pemegang saham, baik ritel maupun institusi, agar dapat berpartisipasi secara real-time tanpa perlu hadir secara fisik di lokasi rapat.

Linimasa dan Tahapan Penting Menuju RUPST

Baca Juga

Lewat Pameran Wewangian Perfume Pop Market 2026, Bank Mandiri Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan

Manajemen BNI telah menyusun jadwal yang ketat guna memastikan proses administratif berjalan sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku. Manajemen BNI menyampaikan, pemanggilan RUPST akan diumumkan pada Jumat, 13 Februari 2026 melalui fasilitas eASY.KSEI, situs web Bursa Efek Indonesia, serta situs resmi perusahaan di www.bni.co.id.

Bagi para investor, tanggal pencatatan (recording date) menjadi poin krusial yang harus diperhatikan untuk memastikan hak suara mereka tetap valid. Pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPST adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada Kamis, 12 Februari 2026 pukul 16.00 WIB. Setelah melewati batas waktu tersebut, setiap perubahan kepemilikan saham tidak akan memengaruhi daftar kehadiran rapat yang sudah ditetapkan.

Ruang Partisipasi: Hak Usulan Mata Acara Rapat

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), BNI juga membuka kesempatan bagi pemegang saham untuk mengusulkan mata acara rapat. Hal ini memberikan ruang bagi pemilik modal untuk memasukkan isu-isu strategis yang dianggap penting untuk dibahas dalam forum tertinggi tersebut. Usulan tersebut harus disampaikan secara tertulis kepada Direksi paling lambat tujuh hari sebelum pemanggilan rapat, yakni pada Jumat, 6 Februari 2026, pada jam kerja.

Namun, terdapat kriteria tertentu yang harus dipenuhi agar usulan dapat diterima. Adapun pemegang saham yang berhak mengajukan usulan mata acara rapat adalah pemegang saham Seri A Dwiwarna atau satu pemegang saham atau lebih yang mewakili paling sedikit 1/20 dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Kriteria Usulan dan Integritas Pemegang Saham

Perusahaan menegaskan bahwa setiap usulan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perusahaan ini menegaskan, usulan mata acara rapat harus dilakukan dengan itikad baik, mempertimbangkan kepentingan perusahaan, membutuhkan keputusan RUPS, disertai alasan dan bahan usulan, serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar. Hal ini bertujuan agar jalannya rapat tetap fokus pada upaya peningkatan nilai tambah bagi perusahaan dan pemangku kepentingan dalam jangka panjang.

Implementasi Fasilitas e-Proxy dan e-Voting

Guna mendukung kelancaran pelaksanaan daring, RUPST akan dilaksanakan secara elektronik melalui fasilitas eASY.KSEI. Sistem ini dirancang untuk menjamin keamanan suara pemegang saham secara digital. BNI mengimbau pemegang saham untuk hadir secara elektronik atau memberikan kuasa secara elektronik (e-proxy) melalui eASY.KSEI.

Fasilitas tersebut tersedia sejak tanggal pemanggilan rapat hingga satu hari sebelum pelaksanaan RUPST. Dengan adanya skema e-proxy, pemegang saham yang memiliki keterbatasan waktu tetap dapat menitipkan suaranya terhadap agenda-agenda penting, seperti pembagian dividen maupun perubahan susunan pengurus perusahaan, tanpa perlu kehilangan hak suara.

Kondisi Pasar dan Performa Saham BBNI

Penyelenggaraan RUPST ini dilakukan di tengah dinamika pasar saham yang cukup bervariasi bagi sektor perbankan. Sebagai informasi pelengkap bagi para investor, harga saham BBNI turun 0,45% menjadi Rp 4.420 per saham. Penurunan tipis ini dipandang sebagai fluktuasi harian yang wajar di pasar modal.

Meski demikian, jika menilik performa dalam jangka menengah, kepercayaan investor terhadap BNI masih tergolong solid. Sementara dalam sebulan saham BBNI naik 3,76%. Tren positif ini diharapkan tetap terjaga hingga pelaksanaan rapat di bulan Maret nanti, terutama jika kinerja keuangan tahun buku 2025 yang akan dilaporkan menunjukkan angka yang melampaui ekspektasi analis pasar. RUPST mendatang akan menjadi momen pembuktian bagi manajemen BNI dalam menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan ekonomi global.

David

David

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global