Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Jumat 30 Januari 2026 Terbaru

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Jumat 30 Januari 2026 Terbaru
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Jumat 30 Januari 2026 Terbaru

JAKARTA - Memasuki akhir Januari 2026, perhatian publik kembali tertuju pada perkembangan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina. 

Pada Jumat, 30 Januari 2026, PT Pertamina resmi mengumumkan harga terbaru untuk produk BBM-nya, dengan kabar menggembirakan bagi konsumen karena terjadi penurunan harga pada beberapa jenis BBM nonsubsidi.

Penyesuaian harga ini menjadi perhatian penting mengingat BBM adalah kebutuhan pokok yang berdampak langsung pada biaya hidup dan operasional berbagai sektor, terutama transportasi dan industri. 

Baca Juga

BPJPH Dorong Produk Halal Nasional Mendunia Lewat Kerja Sama USDA

Penurunan harga BBM nonsubsidi ini diperkirakan akan memberikan efek positif terhadap daya beli masyarakat dan efisiensi biaya usaha.

Penurunan Harga BBM Nonsubsidi: Detail dan Dampaknya

Pada daftar harga terbaru, beberapa produk BBM nonsubsidi mengalami koreksi harga yang signifikan. Misalnya, Pertamax untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya turun dari Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter. 

Pertamax Turbo pun mengalami penurunan dari Rp13.750 menjadi Rp13.400 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 kini dijual Rp13.150 dari sebelumnya Rp13.500 per liter.

Produk lain seperti Dexlite juga mengalami koreksi harga dari Rp14.700 menjadi Rp13.500 per liter, dan Pertamina Dex turun dari Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter.

Penurunan ini cukup signifikan dan mencerminkan strategi Pertamina dalam menjaga keseimbangan pasar serta memberikan keringanan bagi konsumen yang selama ini merasa berat dengan harga BBM yang tinggi.

Namun, perlu dicatat bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tidak mengalami perubahan dan tetap dipatok pada angka Rp10.000 dan Rp6.800 per liter. Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dan Pertamina dalam menjaga kestabilan energi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan sektor produktif.

Perbedaan Harga Berdasarkan Wilayah: Realitas dan Faktor Pendukung

Harga BBM tidak seragam di seluruh wilayah Indonesia, melainkan disesuaikan dengan kondisi lokal, terutama terkait dengan PBBKB dan biaya distribusi. Berikut gambaran harga per wilayah pada 30 Januari 2026:

Aceh dan Sumatra Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.500, Pertamax Turbo Rp13.400, Dexlite Rp13.800, Pertamina Dex Rp13.900, Solar Rp6.800 per liter.

Free Trade Zone (FTZ) Sabang: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.500, Dexlite Rp12.600, Solar Rp6.800 per liter.

Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.800, Pertamax Turbo Rp13.700, Dexlite Rp14.100, Pertamina Dex Rp14.200, Solar Rp6.800.

FTZ Batam: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.850, Pertamax Turbo Rp12.750, Dexlite Rp12.800, Pertamina Dex Rp12.900, Solar Rp6.800.

Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Lampung: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.650, Pertamax Turbo Rp13.700, Dexlite Rp13.800, Pertamina Dex Rp13.900, Solar Rp6.800.

Sementara wilayah Jawa dan Bali mengikuti pola harga yang relatif stabil:

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.350, Pertamax Turbo Rp13.400, Pertamax Green 95 Rp13.150, Dexlite Rp13.500, Pertamina Dex Rp13.600, Solar Rp6.800.

Bali dan Nusa Tenggara Barat: Harga serupa dengan wilayah Jawa.

Penyesuaian harga BBM di tiap wilayah ini mempertimbangkan ongkos logistik dan perpajakan yang berbeda-beda, sehingga menciptakan variasi yang wajar di antara daerah-daerah di Indonesia.

Implikasi Penurunan Harga BBM Terhadap Ekonomi dan Konsumen

Penurunan harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina berpotensi menurunkan biaya operasional di berbagai sektor, terutama transportasi dan distribusi barang. Hal ini bisa mendorong inflasi lebih terkendali dan meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama untuk pengguna BBM jenis Pertamax dan sejenisnya.

Selain itu, penurunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan konsumsi BBM nonsubsidi, terutama bagi kalangan menengah ke atas yang selama ini beralih ke BBM subsidi akibat perbedaan harga yang tidak terlalu jauh. 

Dengan harga yang lebih kompetitif, masyarakat akan merasa lebih nyaman untuk menggunakan BBM nonsubsidi yang kualitasnya lebih baik dan ramah lingkungan.

Kebijakan harga ini juga menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha yang sangat bergantung pada BBM, seperti sektor transportasi umum, logistik, dan manufaktur.

Pengurangan biaya bahan bakar secara langsung akan meningkatkan efisiensi biaya produksi dan distribusi barang, yang pada akhirnya akan memperbaiki daya saing produk di pasar domestik maupun internasional.

Prediksi dan Antisipasi Harga BBM ke Depan

Meski pada akhir Januari ini terjadi penurunan harga BBM nonsubsidi, tidak menutup kemungkinan harga BBM akan kembali mengalami fluktuasi sesuai dengan kondisi pasar minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan kebijakan pemerintah ke depan.

Masyarakat dan pelaku usaha dianjurkan untuk tetap memantau perkembangan harga BBM dan menyesuaikan pola konsumsi agar lebih efisien. Penggunaan BBM secara bijak dan beralih ke alternatif energi yang lebih ramah lingkungan juga menjadi langkah penting untuk mengantisipasi ketidakpastian harga di masa depan.

Sementara itu, pemerintah dan Pertamina akan terus melakukan evaluasi serta penyesuaian harga secara berkala agar tetap mencerminkan kondisi pasar dan memberikan perlindungan bagi konsumen, khususnya kelompok masyarakat yang paling membutuhkan subsidi energi.

Sindi

Sindi

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global