JAKARTA - Indonesia kembali menarik perhatian industri film internasional. Kali ini, perhatian datang dari film Extraction: TYGO, proyek terbaru Netflix yang memperluas semesta film Extraction. Kehadiran produksi berskala global ini tidak hanya membawa nama besar aktor internasional, tetapi juga menempatkan sejumlah lokasi di Indonesia sebagai latar cerita. Proses syuting yang berlangsung di beberapa wilayah Tanah Air menjadi bukti bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai lokasi film kelas dunia.
Sejumlah titik strategis di Jakarta, Jawa Barat, hingga Tangerang dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar. Bahkan, aktivitas produksi sempat berdampak langsung pada aktivitas masyarakat sekitar, seperti pengalihan arus lalu lintas dan penutupan sementara kawasan tertentu. Hal ini menandai betapa masifnya skala produksi film tersebut.
Kota Tua Jakarta, Latar Sejarah yang Disulap Jadi Aksi Internasional
Baca JugaRekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026
Salah satu lokasi paling mencuri perhatian adalah kawasan Kota Tua Jakarta. Area yang dikenal sebagai pusat wisata sejarah ini digunakan sebagai tempat syuting Extraction: TYGO pada 28–29 Januari 2026. Demi kelancaran proses produksi, pihak berwenang melakukan penutupan sementara dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.
Keputusan memilih Kota Tua Jakarta bukan tanpa alasan. Deretan bangunan bersejarah, jalanan sempit, serta nuansa kolonial yang kuat dinilai mampu memperkuat atmosfer adegan aksi yang dibutuhkan film ini. Pengelola kawasan telah menyampaikan informasi penutupan jauh hari sebelumnya agar aktivitas syuting dapat berjalan tanpa mengganggu keselamatan publik.
Kehadiran kru film internasional di kawasan ini pun menarik perhatian warga dan wisatawan. Kota Tua kembali menunjukkan potensinya bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai lokasi sinematografi yang bernilai tinggi di mata industri perfilman dunia.
Karst Citatah Bandung, Keindahan Alam yang Jadi Arena Adegan Film
Selain Jakarta, wilayah Karst Citatah di Bandung, Jawa Barat, juga dipilih sebagai salah satu lokasi syuting. Kawasan ini dikenal dengan bentang alam batu kapur yang menjulang dan panorama alam yang dramatis. Karakter geografis tersebut dinilai cocok untuk menghadirkan visual yang kuat dan berbeda dalam film.
Pengambilan gambar di kawasan alam seperti Karst Citatah menunjukkan bahwa Indonesia memiliki lanskap yang mampu bersaing dengan lokasi syuting internasional lainnya. Tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, kawasan ini juga menawarkan tantangan teknis tersendiri bagi tim produksi, terutama dalam pengaturan peralatan dan keselamatan kru.
Pemilihan Karst Citatah sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Indonesia kepada penonton global. Lewat layar kaca, keindahan alam Bandung diharapkan dapat dikenal lebih luas dan mendorong ketertarikan dunia terhadap destinasi-destinasi serupa di Indonesia.
Jalan KS Tubun Tangerang, Representasi Kota Modern dan Dinamis
Lokasi syuting lainnya berada di Jalan KS Tubun, Tangerang. Kawasan ini dipilih untuk merepresentasikan suasana perkotaan yang sibuk dan dinamis, sesuai dengan kebutuhan cerita film. Aktivitas syuting di area ini juga sempat memengaruhi arus lalu lintas, sehingga pengaturan khusus dilakukan demi menjaga ketertiban.
Jalan KS Tubun dikenal sebagai salah satu jalur strategis dengan aktivitas kendaraan yang padat. Keberadaannya dalam film Extraction: TYGO memperlihatkan sisi lain dari wilayah penyangga Jakarta yang kerap luput dari sorotan. Dengan latar jalanan kota, film ini menampilkan kontras antara ruang urban dan lokasi alam yang sebelumnya ditampilkan.
Penggunaan kawasan ini mempertegas bahwa Indonesia memiliki variasi lokasi yang lengkap, mulai dari kawasan bersejarah, alam terbuka, hingga jalanan kota modern yang mendukung kebutuhan produksi film aksi.
Dampak Syuting Film Internasional bagi Indonesia
Masuknya produksi Extraction: TYGO ke Indonesia memberikan dampak lebih luas daripada sekadar aktivitas perfilman. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan hingga pengelola kawasan, menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung industri kreatif global.
Syuting film internasional juga membuka peluang promosi tidak langsung bagi Indonesia. Lokasi-lokasi yang tampil dalam film berpotensi menarik minat wisatawan dan pelaku industri kreatif lainnya. Selain itu, kepercayaan rumah produksi besar seperti Netflix menjadi sinyal positif bagi masa depan perfilman Indonesia di kancah internasional.
Dengan tiga lokasi utama yang digunakan—Kota Tua Jakarta, Karst Citatah Bandung, dan Jalan KS Tubun Tangerang—film Extraction: TYGO menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan visual dan infrastruktur yang memadai untuk produksi film berskala global.
Fery
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global
- Jumat, 30 Januari 2026
Kemlu Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman, Perkuat Layanan Publik
- Jumat, 30 Januari 2026
Tim Aerobatik TNI AU Siap Tunjukkan Kehebatan di Singapura Air Show 2026
- Jumat, 30 Januari 2026
Berita Lainnya
Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026
- Jumat, 30 Januari 2026
12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun
- Jumat, 30 Januari 2026
Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global
- Jumat, 30 Januari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
Mundur dari BEI, Ini Rekam Jejak Karier Iman Rachman
- 30 Januari 2026
5.
Strategi OJK dan BEI Pertahankan Posisi di Indeks MSCI
- 30 Januari 2026











.jpg)