Jesse Lingard Incar Serie A Usai Akhiri Petualangan di Korea

Jesse Lingard Incar Serie A Usai Akhiri Petualangan di Korea
Jesse Lingard Incar Serie A Usai Akhiri Petualangan di Korea

JAKARTA - Setelah sempat berkelana ke belahan bumi bagian timur, salah satu nama paling ikonik dalam sejarah modern Manchester United, Jesse Lingard, tampaknya sudah siap untuk kembali ke panggung utama sepak bola Eropa. Pemain yang dikenal dengan sebutan "JLingz" ini kini tengah berada di ambang keputusan besar untuk memulai babak baru dalam karier profesionalnya. Alih-alih kembali ke tanah kelahirannya di Inggris, sang gelandang kreatif justru melihat Italia sebagai lahan yang lebih menjanjikan untuk membuktikan bahwa sentuhan magisnya belum habis meski usianya kini telah menyentuh angka 33 tahun.

Mantan bintang Manchester United, Jesse Lingard, dikabarkan semakin dekat untuk kembali merumput di sepak bola Eropa. Gelandang serang berusia 33 tahun itu disebut tengah menjalin pembicaraan serius dengan sejumlah klub Serie A Italia. Langkah ini diambil guna mencari tantangan baru yang lebih kompetitif setelah menyelesaikan periode karier yang cukup unik di kawasan Asia.

Status Bebas Transfer dan Pencarian Pelabuhan Baru

Baca Juga

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

Lingard saat ini berstatus tanpa klub sejak resmi berpisah dengan FC Seoul pada Desember lalu. Kontraknya bersama tim asal Korea Selatan tersebut berakhir, sekaligus menutup petualangan singkat namun penuh warna di Asia. Ketersediaan Lingard sebagai agen bebas tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi klub-klub Eropa yang mencari tambahan pengalaman tanpa harus mengeluarkan biaya transfer yang tinggi.

Dalam beberapa bulan terakhir, Lingard aktif mencari pelabuhan baru untuk melanjutkan kiprahnya. Opsi kembali ke Inggris sempat mengemuka, mengingat ia masih diminati sejumlah klub Britania Raya, termasuk dari kasta Premier League. Namun, laporan terbaru menyebutkan Italia justru menjadi destinasi yang paling memungkinkan bagi pemain bertinggi badan 175 cm tersebut.

Potensi Reuni dan Negosiasi Tingkat Lanjut di Italia

Daya tarik Liga Italia bagi para pemain jebolan Premier League memang sedang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut kabar yang beredar, Lingard sudah memasuki tahap lanjutan negosiasi dengan beberapa klub papan atas Liga Italia. Pilihan menuju Serie A dianggap sebagai langkah cerdas bagi pemain dengan tipikal permainan teknis seperti Lingard, mengingat tempo liga tersebut sangat cocok untuk pemain berpengalaman.

Jika kepindahan ini terwujud, ia berpotensi bereuni dengan mantan rekan setimnya di Timnas Inggris, Jamie Vardy, yang kini memperkuat Cremonese. Kehadiran para pemain asal Inggris di Italia menunjukkan adanya tren baru di mana para pemain senior Britania Raya tidak lagi ragu untuk mencoba tantangan taktis di negeri pizza tersebut.

Napak Tilas Karier Panjang di Old Trafford

Nama Lingard sendiri tak asing bagi publik Old Trafford. Ia menghabiskan 22 tahun karier bersama Manchester United, sejak level akademi hingga tim utama. Total 232 penampilan dicatatkannya dengan seragam Setan Merah, lengkap dengan koleksi trofi Piala FA, Liga Europa, dan Piala Liga Inggris. Kontribusinya selama bertahun-tahun menjadikannya salah satu produk akademi tersukses di era pasca-Sir Alex Ferguson.

Namun, perpisahannya dengan United berlangsung kurang harmonis. Keluarganya sempat melontarkan kritik keras kepada manajemen klub karena menilai Lingard tidak mendapat penghormatan perpisahan yang layak. Kepahitan di akhir masa baktinya di Manchester tampaknya menjadi salah satu faktor yang membuat ia lebih memilih jalur karier yang jauh dari sorotan media Inggris.

Kilas Balik Keberhasilan Membungkam Kritik di Korea Selatan

Selepas meninggalkan United, Lingard sempat memperkuat Nottingham Forest sebelum membuat keputusan mengejutkan dengan hijrah ke Korea Selatan. Di FC Seoul, ia awalnya mendapat tekanan besar sebagai rekrutan terbesar sepanjang sejarah K League. Tekanan tersebut sempat memuncak ketika performanya di awal kedatangan dianggap belum maksimal.

Performa Lingard sempat menuai kritik, bahkan pelatih Kim Gi-dong mempertanyakan etos kerjanya. Namun, mantan pemain West Ham itu perlahan membungkam keraguan publik Seoul. Dalam 66 laga bersama FC Seoul, Lingard mencetak 18 gol dan 10 assist, hingga akhirnya dipercaya mengenakan ban kapten. Statistik ini membuktikan bahwa ia masih memiliki ketajaman dan jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan di level tinggi.

Pesan Emosional Perpisahan dengan Penggemar FC Seoul

Saat mengumumkan kepergiannya dari FC Seoul, Lingard menyampaikan pesan emosional melalui media sosial. Ia mengaku keputusannya meninggalkan klub tidak mudah, mengingat pengalaman luar biasa yang ia rasakan selama dua musim di Korea Selatan. Pengalaman tersebut tidak hanya mengasah kemampuan teknisnya, tetapi juga kedewasaan mentalnya sebagai pemain profesional di luar zona nyaman.

Lingard juga menyampaikan rasa terima kasih kepada klub, rekan setim, staf pelatih, serta suporter yang memberinya dukungan penuh sejak hari pertama. Ia menegaskan pengalamannya bersama FC Seoul akan selalu menjadi bagian berharga dalam perjalanan kariernya. Kini, dengan pembicaraan yang semakin intens di Italia, masa depan Lingard tampaknya tinggal menunggu waktu. Serie A bisa menjadi panggung baru bagi sang gelandang untuk membuktikan bahwa ia masih layak bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa sebelum ia memutuskan untuk gantung sepatu.

David

David

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global