Rekor Ekspor Otomotif 2025 Jadi Penyelamat Industri Saat Penjualan Lokal Lesu

Rekor Ekspor Otomotif 2025 Jadi Penyelamat Industri Saat Penjualan Lokal Lesu
Rekor Ekspor Otomotif 2025 Jadi Penyelamat Industri Saat Penjualan Lokal Lesu

JAKARTA - Industri otomotif Indonesia menutup tahun 2025 dengan sebuah catatan kontradiktif yang menarik. Di tengah grafik penjualan kendaraan di pasar domestik yang masih tertahan di bawah level normal, performa pengapalan kendaraan ke luar negeri justru melesat hingga memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Penetrasi pasar global ini seolah menjadi "pelampung penyelamat" bagi para produsen di tanah air saat daya beli dalam negeri belum sepenuhnya pulih.

Berdasarkan data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor kendaraan dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,7% secara tahunan (year on year/YoY). Total volume pengiriman ke pasar mancanegara menyentuh angka 518.212 unit, sebuah pencapaian yang menandai level all time high bagi industri otomotif nasional.

Kontras Tajam Pasar Domestik dan Global

Baca Juga

Wamen LH Apresiasi Banyumas Capai Capaian Tinggi Pengelolaan Sampah

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengungkapkan bahwa lonjakan ekspor ini merupakan angin segar yang sangat dibutuhkan. Pasalnya, kinerja penjualan mobil di dalam negeri masih berjuang untuk kembali ke angka psikologis 1 juta unit per tahun yang biasa diraih di masa-masa sebelumnya.

“Biasanya kita jualan bisa di atas 1 juta unit, sekarang kita hanya sekitar 800.000 unit. Kemarin alhamdulillah tembus 803.000 unit. Tapi yang menarik, ekspor kita juga tembus all time high di kisaran 518.000 unit,” jelas Kukuh kepada media di Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2026.

Meskipun angka 803.000 unit di pasar domestik menunjukkan adanya pergerakan, Kukuh mengakui bahwa penurunan produksi tetap terjadi di hampir seluruh lini, termasuk pada segmen kendaraan komersial seperti truk. Namun, keberhasilan menembus pasar internasional menjadi bukti bahwa produk otomotif rakitan Indonesia memiliki standar kualitas dan daya saing yang diakui secara global.

Dominasi Pabrikan Jepang dan Peran Pendatang Baru

Peta kekuatan eksportir kendaraan CBU Indonesia sepanjang 2025 masih didominasi oleh merek-merek mapan asal Negeri Sakura. Toyota tetap berdiri kokoh sebagai pemimpin pasar ekspor dengan kontribusi yang mencapai lebih dari sepertiga total pengiriman nasional. Di posisi berikutnya, Daihatsu dan Mitsubishi Motors turut memberikan sumbangsih besar bagi devisa negara.

Menariknya, struktur ekspor otomotif Indonesia kini semakin kuat dengan kontribusi aktif dari produsen non-Jepang. Kehadiran Hyundai sebagai salah satu pemain utama telah mendiversifikasi jajaran produk yang dikirim ke luar negeri, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai basis produksi otomotif yang kompetitif di Asia Tenggara.

Lonjakan Drastis Ekspor Kendaraan Terurai

Selain kendaraan dalam kondisi utuh, kinerja positif juga diperlihatkan oleh segmen ekspor kendaraan dalam bentuk terurai atau completely knocked down (CKD). Sepanjang tahun 2025, volume ekspor CKD melonjak tajam hingga 36,6% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total mencapai 63.263 unit.

Dalam kategori ini, Mitsubishi Motors tampil sebagai kontributor utama, disusul oleh Hyundai dan Suzuki. Pertumbuhan yang signifikan pada ekspor CKD menunjukkan bahwa skema perakitan lokal di negara-negara tujuan ekspor semakin mengandalkan suplai komponen dan teknologi dari pabrik-pabrik yang beroperasi di Indonesia.

Kontraksi pada Sektor Komponen Otomotif

Berbanding terbalik dengan performa ekspor unit kendaraan, sektor komponen otomotif justru harus menghadapi masa sulit. Data menunjukkan adanya penurunan sebesar 7,3% pada volume ekspor komponen, dari 153 juta potong di tahun sebelumnya menjadi 141,9 juta potong sepanjang 2025.

Meskipun mengalami kontraksi, dominasi pada sektor ini masih berada di tangan Toyota. Perusahaan ini memasok lebih dari 90% dari total ekspor komponen nasional, yang menunjukkan ketergantungan pasar luar negeri yang masih tinggi pada rantai pasok produsen raksasa tersebut.

Sinergi Strategis dan Penjajakan Pasar Baru

Keberhasilan memecahkan rekor ekspor ini dinilai sebagai hasil dari kolaborasi intensif antara pelaku industri dan berbagai kementerian terkait. Pemerintah terus berupaya membukakan pintu bagi pasar-pasar baru guna memperluas jangkauan produk "Made in Indonesia" ke wilayah yang lebih luas.

Kukuh Kumara menekankan pentingnya kerja keras bersama untuk menjaga tren positif ini. Pihaknya berupaya mempererat hubungan dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan untuk menembus pasar-pasar potensial yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Kita syukuri saja bahwa ekspor meningkat dan mencetak rekor tertinggi. Kita terus kerja keras bersama, baik pelaku industri maupun pemerintah, misalnya dengan kementerian luar negeri dan perdagangan. Kita ingin ekspor ke Meksiko lebih baik, ke Timur Tengah juga,” tegasnya.

Ekspor Sebagai Bantalan Pertumbuhan Masa Depan

Gaikindo memandang tren peningkatan ekspor sebagai bantalan atau pengaman yang sangat krusial bagi industri saat pasar dalam negeri sedang mengalami pelemahan permintaan. Dengan strategi diversifikasi negara tujuan dan peningkatan kualitas produksi, ekspor diproyeksikan akan tetap menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan industri otomotif Indonesia di tahun-tahun mendatang.

Keberhasilan mencapai rekor all time high di tahun 2025 diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi Indonesia untuk bertransformasi menjadi pusat ekspor otomotif yang tidak hanya unggul secara kuantitas, tetapi juga secara kualitas dan teknologi di kancah internasional.

David

David

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemendag Dorong UMKM Perempuan Indonesia Tembus Pasar Ritel Inggris 2026

Kemendag Dorong UMKM Perempuan Indonesia Tembus Pasar Ritel Inggris 2026

Penyaluran FLPP Januari 2026 Capai Rekor Tertinggi Tembus Ribuan Unit

Penyaluran FLPP Januari 2026 Capai Rekor Tertinggi Tembus Ribuan Unit

Inggris Luncurkan Climate Finance Accelerator Dukung Investasi Proyek Hijau Indonesia

Inggris Luncurkan Climate Finance Accelerator Dukung Investasi Proyek Hijau Indonesia

Pemerintah Siapkan Perpres Alihkan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung

Pemerintah Siapkan Perpres Alihkan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung

Peningkatan Free Float Jadi 15 Persen, OJK Siapkan Revisi Target

Peningkatan Free Float Jadi 15 Persen, OJK Siapkan Revisi Target