Fenomena Lisa BLACKPINK Dorong Red Lotus Sea Thailand Banjir Wisatawan Mancanegara
- Rabu, 04 Februari 2026
Jakarta — Dampak global dari seorang idol K-Pop kini tak hanya dirasakan di panggung musik, tapi juga dalam peta pariwisata dunia. Trik promosi yang menggabungkan pesona selebritas internasional dengan potensi destinasi alam telah menciptakan fenomena baru di Thailand. Begitu kampanye “Amazing Thailand X LISA” resmi diluncurkan, kawasan Red Lotus Sea di Udon Thani berubah menjadi magnet bagi ribuan wisatawan dari berbagai negara. Fenomena ini kemudian disebut publik sebagai “Lisa Effect” — sebuah istilah yang mencerminkan bagaimana satu sosok bisa mengubah persepsi publik terhadap sebuah destinasi wisata.
Lisa Effect: Apa yang Membuat Wisatawan Ramai Berdatangan
Red Lotus Sea atau yang secara lokal dikenal sebagai Talay Bua Daeng selama ini sudah dikenal sebagai salah satu keajaiban alam Thailand — tetapi terutama di kalangan wisatawan domestik. Setiap tahun, ribuan bunga teratai merah bermekaran di Nong Han Lake, membentuk permukaan air bak hamparan karpet merah muda yang memesona. Namun tahun ini, fenomena itu mencapai rekor kunjungan baru berkat sebaran visibilitas global yang diperoleh dari kampanye yang menampilkan Lalisa “Lisa” Manoban, anggota BLACKPINK yang juga lahir di Thailand.
Baca JugaFenomena Lisa BLACKPINK Dorong Red Lotus Sea Thailand Banjir Wisatawan Mancanegara
Menurut data yang dihimpun otoritas setempat, sejak 1 Desember 2025 hingga 25 Januari 2026, tercatat sekitar 50.306 pengunjung yang datang menyaksikan mekarnya bunga teratai tersebut. Yang menarik, jumlah itu hampir seimbang antara wisatawan domestik (26.019 orang) dan asing (24.287 orang), termasuk dari China, Laos, Jerman, dan Jepang. Keadaan ini menunjukkan bahwa daya tarik kawasan tidak lagi hanya dikenal secara lokal, melainkan telah merambah pasar internasional lebih luas.
Campuran Promosi dan Personal Branding
Fenomena ini bukan sekadar kebetulan. Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) telah memanfaatkan popularitas Lisa secara strategis dalam kampanye global mereka di tahun 2026, di mana sang idol ditunjuk sebagai Brand Ambassador Amazing Thailand. Gelombang popularitas Lisa semakin kuat setelah debut aktingnya dalam serial HBO The White Lotus Season 3 yang sebagian besar syutingnya dilakukan di Thailand, meninggalkan jejak digital berupa peningkatan pencarian wisata di lokasi syuting.
Kampanye tersebut menampilkan foto dan materi promosi yang memperlihatkan Lisa di tengah latar Red Lotus Sea, yang kemudian tersebar luas di platform digital. Tak sedikit wisatawan yang mengaku ingin meniru foto tersebut, sehingga mereka memilih untuk terbang langsung ke Udon Thani demi pengalaman serupa. Hal ini turut memicu antrian panjang wisatawan di dermaga Ban Diam sejak pagi buta untuk mendapatkan spot terbaik demi foto yang sempurna.
Efek Ekonomi bagi Komunitas Lokal
Bukan hanya soal jumlah kunjungan, fenomena ini turut memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal. Operator jasa perahu dan pedagang kecil di sekitar Danau Red Lotus melaporkan lonjakan pendapatan yang cukup signifikan dibanding musim bunga sebelumnya. Dalam beberapa minggu terakhir, jumlah perjalanan perahu harian naik drastis — dari sebelumnya sekitar 100 perjalanan menjadi sekitar 400 perjalanan per hari — untuk mengakomodasi permintaan tinggi wisatawan.
Peningkatan arus pengunjung juga memberikan peluang bagi pelaku usaha kecil lain seperti pedagang makanan, penyedia souvenir, hingga jasa foto yang banyak dimanfaatkan wisatawan untuk mengabadikan momen mereka di tengah lautan bunga. Ketua Red Lotus Lake Tourism Enterprise menyampaikan bahwa lonjakan kunjungan wisatawan bahkan melebihi jumlah kunjungan saat libur Tahun Baru, memperlihatkan bagaimana pengaruh figur publik bisa menciptakan efek turunan yang kuat terhadap ekonomi lokal.
Tantangan dan Tindak Lanjut Otoritas Pariwisata
Namun, lonjakan pengunjung yang tiba secara tiba-tiba tidak luput dari tantangan. Otoritas Pariwisata Thailand bersama pihak terkait telah mengambil langkah antisipatif untuk memastikan standar keselamatan, layanan, dan kenyamanan tetap terjaga di Red Lotus Sea. Termasuk di dalamnya inspeksi terhadap operator perahu, pengaturan antrian, pendistribusian peralatan keselamatan, hingga pencegahan praktik penetapan harga yang tidak wajar.
Memastikan manajemen kualitas operasional di destinasi wisata menjadi penting karena, jika dibiarkan tanpa aturan yang jelas, lonjakan pengunjung justru berpotensi menimbulkan masalah seperti kemacetan, kepadatan berlebihan, hingga pengalaman wisata yang kurang memuaskan. Di sinilah peran otoritas tidak hanya sekadar mempromosikan lokasi, tetapi juga mengatur agar pertumbuhan ini berkelanjutan demi keberlangsungan industri pariwisata Thailand yang makin mendunia.
Ketika Pop Culture Mengubah Tren Wisata
Red Lotus Sea kini menjadi bukti nyata dari kekuatan personal branding dan potensi kolaborasi antara selebritas dan kampanye pariwisata nasional. Fenomena “Lisa Effect” bukan sekadar fenomena sesaat, tapi juga momentum penting bagi Thailand untuk memperkenalkan kekayaan alamnya secara lebih luas kepada wisatawan global. Di luar kekaguman terhadap keindahan alam, fenomena ini menunjukkan bagaimana strategi pemasaran yang tepat mampu meredefinisi tren perjalanan wisata lintas negara.
Fery
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kemenperin Perketat Pengawasan Larangan Impor Pakaian Bekas di Indonesia
- Rabu, 04 Februari 2026
Askrindo Tingkatkan Manajemen Risiko Demi Layanan Asuransi Lebih Stabil
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Kemenperin Perketat Pengawasan Larangan Impor Pakaian Bekas di Indonesia
- Rabu, 04 Februari 2026
Askrindo Tingkatkan Manajemen Risiko Demi Layanan Asuransi Lebih Stabil
- Rabu, 04 Februari 2026
Menteri LH dan Pemkot Tangsel Bersinergi Tangani Sampah Secara Maksimal
- Rabu, 04 Februari 2026
Terpopuler
1.
Analisis Prospek Saham Batu Bara BUMI hingga PTBA Tahun 2026
- 04 Februari 2026
2.
3.
Strategi Sudirman Widhy Hartono Amankan Pasokan Emas Nasional 2026
- 04 Februari 2026
4.
Moeldoko: Limbah Baterai EV Jadi Peluang Bisnis dan Lapangan Kerja
- 04 Februari 2026
5.
Inovasi Aki Massiv Thunder EV Dukung Efisiensi Baterai Mobil Listrik
- 04 Februari 2026







