APBD 2026 Turun, Pemkab Rejang Lebong Fokus Program Prioritas
REJANG LEBONG - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mempertegas komitmennya guna memaksimalkan pemanfaatan anggaran daerah pada agenda-agenda prioritas serta produktif di tengah aturan efisiensi anggaran yang tengah bergulir.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja dalam rapat paripurna HUT ke-146 Kota Curup (Ibu Kota Rejang Lebong) di Gedung DPRD Rejang Lebong, Jumat menuturkan, total APBD Kabupaten Rejang Lebong tahun 2026 senilai Rp934,10 miIiar, atau lebih mini dari tahun kemarin yang menyentuh Rp1 triliun.
"Peringatan Hari Jadi Kota Curup tahun ini dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran daerah. Oleh karena itu, kami harus mengalokasikan anggaran pada program prioritas yang lebih produktif guna meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan rakyat melalui program sosial serta infrastruktur," kata dia.
Ia memaparkan, kendati dilangsungkan efisiensi namun dirinya menggaransi bahwa mutu pelayanan publik serta target perolehan pembangunan daerah tidak bakal ditumbalkan.
Guna menyukseskan pembangunan di area itu, tutur dia, memerlukan sokongan dari segenap elemen daerah, berawal dari DPRD, Forkopimda, mitra kerja, sampai lapisan masyarakat, sehingga hambatan dalam pembangunan di wilayah itu dapat ditanggulangi.
Dalam momentum itu, ia pun membeberkan lima poin strategis yang dapat digarisbawahi pada peringatan HUT ke-146 Kota Curup yakni menjadikan peringatan ini selaku sarana refleksi serta evaluasi, mempertajam kepekaan terhadap masalah strategis daerah, mengukuhkan komitmen untuk berkarya, mengokohkan kondusivitas wilayah, serta menegaskan kembali visi-misi daerah.
Sementara itu, bagi arah pembangunan Pemkab Rejang Lebong tetap berpatokan pada visi jangka menengah daerah, yakni "Mewujudkan Masyarakat Rejang Lebong Maju, Mandiri, Berakhlak, dan Berkelanjutan" yang termuat dalam RPJMD 2025–2029.
Ditegaskan Hendri, pada tahun anggaran 2026 ini Pemkab Rejang Lebong sudah merancang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan fokus pada penguatan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat, pengembangan agrowisata, serta pelestarian budaya lokal.
Menurut dia, tersedia enam agenda prioritas yang menjadi sasaran utama pembangunan Rejang Lebong sepanjang tahun 2026, antara lain peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat serta daya saing UMKM.
Peningkatan produktivitas sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta pariwisata.
Berikutnya peningkatan kualitas SDM.
Peningkatan kualitas infrastruktur wilayah.
Pelestarian lingkungan hidup serta peningkatan ketahanan bencana.
Peningkatan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik.
Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Toni bertindak mewakili Gubernur Helmi Hasan yang absen hadir lantaran tengah menunaikan ibadah haji mengutarakan, Pemprov Bengkulu bakal menyokong pembangunan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong baik berupa pembangunan infrastruktur maupun kesejahteraan sosial.
Agenda rapat paripurna HUT ke-146 Kota Curup yang digelar di Gedung DPRD Rejang Lebong dipimpin Ketua DPRD Yuliansyah Yayan serta dihadiri oleh Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Toni, para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu serta kepala daerah dari wilayah tetangga semacam Kota Lubuklinggau, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Sarolangun Jambi dan lainnya.