Breaking

Jip Wisata Bromo Tabrak Tebing di Tosari, Dua Orang Meninggal Dunia

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Minggu, 31 Mei 2026
Jip Wisata Bromo Tabrak Tebing di Tosari, Dua Orang Meninggal Dunia
Kecelakaan jip wisata di Gunung Bromo. (Sumber: NET)

PASURUAN - Kendaraan jip wisata yang mengangkut empat orang penumpang mengalami insiden kecelakaan di dalam kawasan Gunung Bromo.

Pengemudi beserta seorang pelancong yang berasal dari Semarang dilaporkan meninggal dunia akibat dari insiden tersebut.

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan, kecelakaan tersebut menimpa sebuah armada jip wisata yang bergerak dari kawasan Tumpang, Malang, pada Jumat (29/5/2026) pagi hari.

Kendaraan jip berwarna jingga dengan nomor polisi BG 1478 EF itu tengah berkendara dari kawasan bukit Dingklik dan berniat untuk turun menuju ke arah lautan pasir.

Sewaktu melintasi kawasan jalur tikungan leter S, yang masuk ke dalam area Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, kendaraan jip tersebut mengalami musibah.

Armada jip yang mengangkut tiga orang pelancong itu mengalami lepas kendali hingga akhirnya menghantam bagian tebing.

Baca juga: Tragedi Jumat di Jalur Letter S Gunung Bromo Kembali Makan Korban

Imbas dari kejadian itu, armada jip mengalami tingkat kerusakan yang tergolong amat parah.

Pengemudi beserta satu orang penumpang dilaporkan mengembuskan napas terakhir.

Sewaktu jajaran personel Satlantas Polres Pasuruan sampai di tempat kejadian perkara, seluruh korban terpantau sudah dievakuasi menuju ke fasilitas Puskesmas di Sukapura, Probolinggo.

Pihak kepolisian hanya menemukan sisa-sisa reruntuhan kendaraan jip di tempat kejadian perkara.

"Saat kami konfirmasi ke Puskesmas Sukapura, para korban sudah dibawa ke Malang, sehingga kami belum mendapat identitas korban," ujar Kapos Lantas Kejayan Aiptu Sugeng Wahono.

Baca juga: Tikungan Letter S Bromo yang Mematikan, Seminggu 3 Nyawa Melayang

Walakin, pihak kepolisian menegaskan bakal tetap melangsungkan proses penyelidikan atas insiden ini.

"Kami segera koordinasikan dengan pimpinan," terangnya.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca memaparkan, dari pihak yang terlibat dalam insiden kecelakaan tersebut memang tidak melayangkan laporan resmi.

Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bakal tetap memproses pengusutan perkara ini.

"Pihak korban tidak membuat laporan. Kejadian ini masuk laka tunggal. Namun kami tetap akan memeriksa saksi-saksi dan melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua