Breaking

Maling Kabel Tantang Duel Brimob, Wali Kota Medan Rico Waas Geram

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Rabu, 17 Juni 2026
Maling Kabel Tantang Duel Brimob, Wali Kota Medan Rico Waas Geram
Dua pria yang diduga mencuri kabel lampu penerangan jalan di Kota Medan ditangkap brimob (FOTO: NET)

MEDAN - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyesalkan perbuatan dua pria yang mencoba mencuri kabel lampu penerangan, apalagi mengajak aparat penegak hukum polisi untuk berduel.

Aksi pencurian dan perlawanan itu dilakukan pria berinisial J dan A di Jalan Gatot Subroto atau tepat di depan showroom Mitsubishi Sardana Medan pada Kamis (11/06/2026).

Rico Waas mengatakan, pencurian atau perusakan aset publik apa pun, apakah itu kabel penerangan atau yang lain, jangan dilakukan.

Dia mengatakan, aset publik itu dibangun pakai uang rakyat, diperuntukkan untuk rakyat, untuk kepentingan bersama.

"Apalagi kami lihat ada tindakan melawan petugas, kami sangat sesalkan. Melawan petugas itu tentu tidak kami benarkan, dan harus diproses hukum. Itu yang pertama," kata Rico Waas dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Selasa (16/6/2026).

Menurut dia, orang yang melakukan kejahatan ini harus dilakukan tindakan tegas.

Rico Waas juga mendorong proses penegakan hukum yang bisa membuat efek jera agar yang lain tidak mencoba melakukan hal sama.

Tindak pidana pencurian kabel, besi, di Kota Medan memang bukan peristiwa baru, melainkan sudah sering terjadi.

Namun, aksi pencurian oleh J dan A di depan umum ini jadi sorotan, meskipun sudah coba diingatkan warga.

Bahan, pelaku berani melawan atau mengajak duel petugas dari kepolisian.

Peristiwa pencurian besi di Medan, pantauan Kompas.com, terus berulang, termasuk polisi menangkap 37 orang yang mencuri besi milik sebuah perusahaan di Jalan Yos Sudarso, Medan, pada Minggu (20/7/2025).

Selain itu, empat pelaku lain juga sudah ada yang menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Medan setelah mencuri besi proyek Stadion Teladan.

Rico Waas kemudian mengatakan, ke depan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kepolisian, perangkat wilayah, menguatkan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan).

"Kami juga mendorong masyarakat untuk memperkuat pengawasan," ujar Rico Waas.

Tidak berhenti di situ, pengamanan aset-aset pemerintah terus diperketat agar sulit jadi sasaran pencurian.

"Ini juga jadi salah satu bagian evaluasi kerja kami agar tidak mudah dirusak dan dicuri," tuturnya.

"Mari kami sama-sama jaga fasilitas kota. Apabila nanti ada tindakan yang mencurigakan, berpotensi merusak aset, tolong dilaporkan," ucap Rico Waas.

Sebelumnya diberitakan, Kasi Intel Sat Brimob Polda Sumut AKP M Idris mengatakan, peristiwa terjadi di Jalan Gatot Subroto Kota Medan, tepatnya di depan showroom Mitsubishi Sardana Medan, Kamis (11/6/2026).

Insiden bermula saat personel Brimob, Aipda Fitra Hendra, mendapat laporan dari petugas keamanan showroom terkait adanya dua pria mencurigakan memotong kabel penerangan jalan.

Fitra bergerak menuju lokasi untuk menghentikan aksi para pelaku.

Idris mengatakan, keduanya sempat ditegur Fitra, lalu meninggalkan lokasi kejadian.

"Tapi, setelah itu, salah satu pelaku inisial J kembali lagi dan mencoba melanjutkan aksinya. Situasi pun berubah tegang ketika pelaku inisial J melakukan perlawanan dan mendorong personel Brimob," ujar Idris dalam keterangan persnya, Sabtu (13/6/2026).

"Namun, Aipda Fitra Hendra mampu mengendalikan keadaan meski pelaku diduga membawa alat berbahaya," ujarnya.

Selanjutnya, J dan A meninggalkan lokasi kejadian, kemudian video Aipda Fitra ini direkam warganet dan viral di media sosial.

Menindaklanjuti video tersebut, Brimob Polda Sumut bergerak melakukan penelusuran terhadap kedua pria yang diduga terlibat.

Selanjutnya, dari proses pengejaran, polisi menangkap kedua pelaku pada Jumat (12/6/2026).

"Tim berhasil mengamankan tersangka pertama sekitar pukul 15.50 WIB di Simpang Barat di Jalan KH. Wahid Hasyim saat sedang menjaga parkir di depan Alfamidi Simpang Barat," ujar Kasi Intel Sat Brimob Polda Sumut AKP M. Idris, Sabtu (13/6/2026).

Kemudian, sekitar pukul 16.05 WIB, tersangka kedua yang viral mengajak duel polisi ditangkap saat sedang menjaga parkir di Jalan Gatot Subroto.

"Kedua pria tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Medan Baru guna menjalani proses hukum lebih lanjut," kata Idris.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua