Breaking

Diduga Rem Blong, Truk Boks Tabrak Belasan Motor di Bekasi

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Selasa, 30 Juni 2026
Diduga Rem Blong, Truk Boks Tabrak Belasan Motor di Bekasi
Kondisi Simpang Unisma di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi usai kejadian tabrakan maut. (FOTO:NET)

KOTA BEKASI - Satu unit truk boks bersayap (wing box) disinyalir menderita blong pada bagian rem sehingga menghantam belasan sepeda motor di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin pagi.

Seorang saksi mata bernama Bayu Sukma Nugraha di Bekasi, Senin, menyebutkan bahwa armada truk melesat dari arah Jakarta menuju ke Terminal Bekasi dalam kecepatan yang cukup tinggi tatkala lampu pengatur lalu lintas masih berwarna merah.

"Kelihatan dari jauh kecepatannya tinggi. Lampu merah juga masih merah, belum waktunya jalan. Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah," katanya.

Berdasarkan pemaparan Bayu, tabrakan tidak melulu menimpa jajaran kendaraan yang tengah setop di lampu pengatur lalu lintas, namun ikut melibas kendaraan dari lajur Tol Timur menuju ke SMP Negeri 2 Kota Bekasi yang tengah menyeberang di area persimpangan.

Ia menaksir setidaknya terdapat enam unit sepeda motor dari satu sisi dan delapan unit sepeda motor dari sisi lainnya yang turut tersangkut dalam insiden kecelakaan tersebut.

"Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena," ujarnya.

Bayu mengutarakan bahwa seorang pengendara ojek daring dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya imbas dari petaka tersebut, sementara kisaran tujuh orang lainnya menderita luka-luka.

"Yang saya tahu baru satu orang meninggal, pengemudi ojol. Yang luka-luka sekitar tujuh orang," katanya.

Ia pun menambahkan bahwa sejumlah sepeda motor beserta para pengendaranya sempat ikut terseret beberapa meter sebelum armada truk akhirnya mandek di bagian median jalan yang lokasinya tidak terpaut jauh dari tempat insiden.

Sampai dengan laporan ini dipublikasikan, pihak berwajib dari kepolisian belum merilis pernyataan resmi perihal pemicu utama kecelakaan, total korban, maupun data diri dari para korban.

Aparat kepolisian masih menyelenggarakan proses olah tempat kejadian perkara serta tindakan evakuasi di titik lokasi.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua