UGM Pimpin Daftar Kampus Terbaik Jateng-DIY Versi THE Ratings 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) (FOTO: NET)
Rabu, 01 Juli 2026 | 15:15:01 WIB

YOGYAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses mengamankan posisi teratas sebagai universitas terbaik di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) menurut data Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026 yang diterbitkan pada Rabu (24/6/2026).

Di tingkat nasional, urutan pertama ditempati oleh Universitas Airlangga, yang kemudian diikuti oleh Universitas Indonesia (UI) di posisi kedua, sedangkan UGM berada pada peringkat ketiga.

Sementara dalam skala global, UGM menduduki peringkat ke-41, Universitas Airlangga menempati posisi ke-15, dan Universitas Indonesia berada di urutan ke-31.

Pencapaian ini tidak hanya mengukuhkan UGM sebagai perguruan tinggi terdepan di Jateng-DIY, tetapi juga menempatkannya di atas beberapa universitas lain di wilayah tersebut.

Universitas Sebelas Maret (UNS) terpilih menduduki posisi kedua di regional Jateng-DIY atau urutan kedelapan secara nasional, sementara Universitas Diponegoro mengisi tempat ketiga di Jateng-DIY sekaligus peringkat kesembilan di Indonesia.

Sistem penilaian THE Sustainability Impact Ratings merupakan evaluasi terhadap institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia dalam mengukur andil mereka terhadap realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) PBB.

Dalam merumuskannya, THE menerapkan beragam indikator terukur untuk menciptakan perbandingan yang adil dan menyeluruh.

Ada empat aspek utama yang menjadi standar evaluasi dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026, antara lain:

Penelitian: Kampus dinilai berdasarkan sumbangsih riset mereka terhadap isu-isu seputar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Tata kelola: Bagian ini melihat bagaimana pihak universitas mendayagunakan seluruh potensi yang dimiliki, meliputi aset, staf administrasi, dosen, serta mahasiswa demi menyokong target SDGs.

Jangkauan: Kriteria ini memantau keterlibatan universitas dalam membantu masyarakat dari level lokal, regional, nasional, sampai global untuk menyukseskan pembangunan berkelanjutan.

Pengajaran: Evaluasi diarahkan pada kompetensi perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang siap menyokong pencapaian SDGs serta mempraktikkan prinsip keberlanjutan di lingkungan kerja.

Sistem pemeringkatan THE Sustainability Impact Ratings melakukan penilaian kampus berdasarkan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yakni: 

  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 5: Kesetaraan Gender
  • SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak
  • SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
  • SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
  • SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
  • SDG 14: Ekosistem Laut
  • SDG 15: Ekosistem Daratan
  • SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Berdasarkan publikasi data THE Sustainability Impact Ratings 2026, berikut daftar sepuluh perguruan tinggi terbaik di Indonesia:

  1. Universitas Airlangga, peringkat dunia: 15, skor: 95,7.
  2. Universitas Indonesia, peringkat dunia: 31, skor: 94.
  3. Universitas Gadjah Mada, peringkat dunia: 41, skor: 93,2.
  4. Institut Pertanian Bogor, peringkat dunia: 62, skor: 91,6.
  5. Universitas Padjadjaran, peringkat dunia: 100, skor: 89,3.
  6. Universitas Bina Nusantara, peringkat dunia: 101-200, skor: 82,3-89,2.
  7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, peringkat dunia: 101-200, skor: 82,3-89,2.
  8. Universitas Sebelas Maret, peringkat dunia: 101-200, skor: 82,3-89,2.
  9. Universitas Diponegoro, peringkat dunia: 201-300, skor: 77,5-82,2.
  10. Universitas Hasanuddin, peringkat dunia: 201-300, skor: 77,5-82,2.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati