Pagar Flyover Kampung Melayu Dicuri 5 Kali, Satu Pelaku Ditangkap

Ilustrasi Pagar besi di bawah kolong flyover Kampung Melayu (FOTO: NET)
Rabu, 08 Juli 2026 | 18:20:01 WIB

JAKARTA - Polsek Jatinegara membeberkan bahwa komplotan penggasak pagar besi di bawah kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, sudah melancarkan tindakannya melampaui lima kali di titik yang sama.

Perihal itu diutarakan Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Eko Bayu seusai melaksanakan pemeriksaan terhadap salah satu pelaku dengan inisial CAT (30) yang telah diringkus.

"Sudah lebih dari lima kali mereka melakukan ini, di lokasi yang sama. Dengan kelompok itu juga, dari kelompok itu dari satu suku bangsa tertentu," ujar Bayu kepada wartawan di Polsek Jatinegara, Rabu (8/7/2026).

Menurut penjelasan Bayu, para pelaku sengaja mengeksekusi aksinya sewaktu dini hari menjelang subuh supaya tidak memicu kecurigaan masyarakat sekitar.

"Terakhir dia melakukannya itu tiga hari yang lalu, pengakuan dari dia. Mereka melakukannya setiap menjelang-menjelang subuh, mereka melakukan aksinya," ungkap Bayu.

CAT sendiri dibekuk di sekitar Terminal Kampung Melayu pada Selasa (7/7/2026) siang sewaktu tengah bersantap di warung tegal.

"Pelaku tadi kami amankan di sekitaran Terminal Kampung Melayu, dia sedang asik makan di dalam sebuah warteg. Kami amankan karena tadi kebetulan dari pihak Kecamatan Jatinegara juga melakukan pengecekan setelah mengetahui berita viral tersebut," kata Bayu.

Kendati satu pelaku sudah ditahan, pihak kepolisian belum berhasil menyita barang bukti lantaran seluruh pagar besi curian telah dilego ke kawasan Senen, Jakarta Pusat.

"Untuk barang bukti, kami saat ini belum bisa mengamankan karena barang bukti sudah dijual oleh para pelaku dan informasinya dari pelaku ini katanya dijual ke daerah Senen, Jakpus. Nanti kami akan dalami kembali untuk keberadaan barang bukti tersebut," tutur Bayu.

Sebelumnya, pagar besi taman di kolong Flyover Kampung Melayu dikabarkan lenyap dan diindikasikan digasak oleh oknum tidak dikenal.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, sebagian besar pagar besi yang mengitari taman tersebut telah raib.

Dampaknya, sekarang tidak didapati lagi sekat antara area taman dengan badan jalan, sekadar menyisakan beberapa besi penyangga.

Di samping itu, beton penopang pagar terlihat sudah dibongkar dalam keadaan miring serta beberapa bagian tembok penyangga mendapati kerusakan.

Disinyalir, pelaku merusak beton terlebih dahulu guna memperlancar prosedur pencabutan pagar besi yang masih merekat.

Pada Selasa (7/7/2026) pagi, petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur terlihat menyelisik puing-puing beton yang rusak dipicu tindakan pencurian tersebut.

Petugas juga mengamankan sisa pagar besi yang masih bertengger supaya tidak kembali menjadi sasaran pencurian.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati