Rahasia Menggoreng Kentang Renyah dan Crispy Seperti di Restoran
- Rabu, 28 Januari 2026
JAKARTA - Kentang goreng adalah salah satu hidangan favorit yang selalu berhasil memanjakan lidah, baik sebagai camilan ringan maupun pendamping hidangan utama.
Kelezatan kentang goreng terletak pada teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam. Namun, banyak orang yang merasa kesulitan mendapatkan hasil kentang goreng yang renyah, tahan lama, dan tidak mudah lembek seperti yang sering kita temui di restoran-restoran cepat saji atau restoran mewah.
Proses penggorengan yang tepat dan pemilihan bahan yang benar ternyata menjadi kunci utama dalam menciptakan kentang goreng sempurna.
Baca JugaInovasi Es Gabus dengan Tepung Hunkwe, Bahan Tradisional yang Sehat
Sering kali, hasil kentang goreng di rumah tidak sesuai harapan. Biasanya, kentang goreng yang dibuat di rumah cenderung mudah menyerap minyak dan menjadi lembek.
Padahal, ada beberapa trik dan teknik yang bisa digunakan untuk mendapatkan kentang goreng yang renyah, gurih, dan tahan lama seperti yang Anda nikmati di restoran-restoran terkenal.
Pemilihan Jenis Kentang yang Tepat
Langkah pertama yang harus diperhatikan dalam cara memasak kentang goreng yang renyah adalah pemilihan jenis kentang. Pemilihan kentang yang tepat sangat berpengaruh pada tekstur kentang goreng yang akan dihasilkan.
Untuk mencapai kerenyahan yang maksimal, pilihlah jenis kentang dengan kadar pati yang tinggi, seperti kentang Russet atau kentang Raja. Kentang jenis ini memiliki daging yang lebih kering dan tekstur luar yang garing setelah digoreng.
Kentang yang berkualitas baik biasanya memiliki kulit yang kasar dan daging berwarna putih. Hindari memilih kentang yang memiliki kadar air tinggi, seperti kentang lokal yang cenderung lebih lembek.
Selain itu, pastikan kentang yang Anda pilih tidak berkecambah, karena pati pada kentang yang berkecambah sudah berubah, yang membuat kentang sulit menghasilkan kerenyahan optimal. Kentang yang masih segar dan bebas dari bau tidak sedap akan memberikan hasil terbaik saat digoreng.
Potong Kentang dengan Ukuran Seragam
Setelah memilih kentang yang tepat, langkah selanjutnya adalah memotong kentang. Mengiris kentang dengan ukuran yang seragam sangat penting untuk memastikan bahwa setiap bagian kentang matang merata saat digoreng.
Potongan kentang yang terlalu tebal atau terlalu tipis bisa mengakibatkan bagian luar yang terlalu matang atau bahkan gosong, sementara bagian dalamnya masih mentah.
Untuk potongan kentang yang ideal, iris kentang dengan ketebalan sekitar 0,5 cm hingga 1 cm, atau bisa juga menggunakan ukuran 1x1 cm.
Anda bisa menggunakan alat pemotong khusus untuk mendapatkan potongan yang lebih presisi, atau jika menggunakan pisau tajam, pastikan Anda memotong dengan hati-hati dan konsisten. Setelah dipotong, segera masukkan potongan kentang ke dalam air untuk menghindari proses oksidasi yang bisa mengubah warna kentang menjadi kecoklatan.
Perendaman Kentang dengan Air Es dan Garam
Perendaman kentang dalam air es merupakan langkah penting yang sering kali diabaikan. Perendaman ini bertujuan untuk menghilangkan kelebihan pati pada kentang yang bisa membuatnya menjadi lembek saat digoreng.
Air es berfungsi untuk menghentikan proses oksidasi yang terjadi pada kentang, menjaga warna kentang tetap cerah, dan membantu mengurangi kelembapan berlebih.
Rendam potongan kentang dalam air es yang telah dicampur dengan garam selama minimal 30 menit, atau lebih baik lagi hingga 1 jam. Garam akan membantu menyeimbangkan rasa dan meningkatkan rasa gurih pada kentang.
Selain itu, proses perendaman ini juga membuat kentang lebih renyah saat digoreng. Hindari menggunakan air biasa, karena air es jauh lebih efektif dalam mengurangi kadar pati berlebih.
Pengeringan Kentang yang Sempurna
Setelah kentang direndam, langkah berikutnya adalah mengeringkan kentang dengan sempurna. Kelembapan yang tersisa pada kentang adalah salah satu faktor penyebab kentang goreng menjadi lembek. Oleh karena itu, pastikan untuk mengeringkan kentang dengan benar sebelum digoreng.
Tiriskan kentang yang sudah direndam menggunakan saringan dan biarkan selama sekitar 10 menit untuk menghilangkan sisa air. Setelah itu, lap kentang menggunakan kain bersih atau tisu dapur hingga benar-benar kering.
Jika memungkinkan, biarkan kentang mengering di udara terbuka selama sekitar 5 menit untuk memastikan tidak ada kelembapan yang tertinggal. Kentang yang tidak dikeringkan dengan baik akan menyerap minyak berlebihan saat digoreng, yang akan membuatnya lembek dan berminyak.
Teknik Penggorengan Dua Kali (Double Frying)
Salah satu rahasia utama kentang goreng yang renyah ala restoran adalah teknik penggorengan dua kali atau double frying. Teknik ini memastikan kentang matang merata dan menghasilkan tekstur yang sangat renyah di luar, sementara bagian dalamnya tetap lembut.
Pada penggorengan pertama, panaskan minyak hingga suhu sekitar 160°C. Goreng kentang selama 3 menit hingga kentang matang, namun belum berwarna kecoklatan. Setelah itu, angkat kentang dan tiriskan, lalu biarkan kentang beristirahat selama 5 menit.
Proses ini memungkinkan uap di dalam kentang keluar, sehingga mengurangi kemungkinan kentang menyerap minyak berlebihan pada penggorengan kedua.
Setelah 5 menit, panaskan kembali minyak hingga mencapai suhu sekitar 190°C. Goreng kentang selama 2 menit hingga berwarna kuning keemasan dan renyah. Teknik ini memastikan bahwa kentang matang dengan baik dan mendapatkan lapisan luar yang renyah dan garing.
Kontrol Suhu Minyak dengan Ketat
Suhu minyak sangat berpengaruh pada hasil akhir kentang goreng. Penggorengan dengan minyak yang terlalu panas atau terlalu dingin akan menghasilkan kentang yang tidak matang sempurna dan bisa menjadi lembek. Oleh karena itu, penting untuk menjaga suhu minyak agar tetap stabil.
Gunakan termometer dapur untuk memastikan suhu minyak yang tepat. Untuk penggorengan pertama, pastikan suhu minyak sekitar 160°C, sedangkan untuk penggorengan kedua, suhu minyak harus mencapai 190°C. Anda juga bisa menguji suhu minyak secara visual dengan memasukkan sepotong kecil kentang. Jika gelembung minyak naik perlahan, suhu minyak sudah cukup untuk penggorengan pertama. Sedangkan pada suhu yang lebih tinggi, gelembung minyak akan aktif dan cepat naik.
Bumbui Kentang Goreng dengan Tepat
Setelah kentang goreng selesai digoreng dan ditiriskan, langkah terakhir adalah memberi bumbu. Ini adalah langkah penting untuk memastikan kentang goreng memiliki rasa yang lezat dan menyempurnakan kerenyahannya.
Taburkan garam halus pada kentang goreng yang masih panas, dan Anda bisa menambahkan bumbu lainnya seperti bubuk paprika, bubuk bawang putih, atau herba kering seperti peterseli.
Bumbui kentang segera setelah diangkat dari minyak, karena saat kentang masih panas, bumbu akan lebih mudah meresap dan menempel dengan baik. Setelah dibumbui, aduk rata kentang dalam mangkuk tertutup untuk memastikan bumbu tersebar merata.
Goreng Kentang dengan Lemak Hewani untuk Rasa Lebih Khas
Jika Anda ingin memberikan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih tahan lama, Anda bisa mengganti sebagian minyak dengan lemak hewani, seperti beef tallow (lemak sapi).
Penggunaan lemak ini memberikan aroma yang khas dan menambah kerenyahan pada kentang goreng, mirip dengan yang ada pada restoran cepat saji. Campurkan lemak sapi dengan minyak goreng biasa dan gunakan campuran ini untuk menggoreng kentang.
Membuat Kentang Goreng Beku Homemade untuk Persiapan Masa Depan
Jika Anda ingin menyiapkan kentang goreng dalam jumlah besar, Anda bisa membuat kentang goreng beku di rumah. Prosesnya dimulai dengan mengupas dan memotong kentang, kemudian merendamnya dalam air es. Setelah direbus sebentar, kentang bisa dikeringkan dan dibekukan dalam kantong ziplock untuk disimpan di freezer.
Kentang goreng beku ini bisa disimpan hingga satu bulan. Ketika ingin menggoreng, cukup goreng kentang dari keadaan beku tanpa perlu mencairkannya terlebih dahulu. Ini adalah solusi praktis untuk menikmati kentang goreng renyah kapan saja.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menciptakan kentang goreng yang renyah, gurih, dan lezat ala restoran mewah langsung di rumah.
Sindi
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
OJK Targetkan Demutualisasi Bursa Efek Indonesia Selesai Semester I 2026
- Rabu, 28 Januari 2026
Rupiah 28 Januari 2026: Sentimen Pasar Positif Dorong Penguatan Rupiah
- Rabu, 28 Januari 2026
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
BCA Sambut Deputi Gubernur BI Baru Thomas Djiwandono
- 28 Januari 2026
2.
Daftar Gaji Pegawai Bank BCA 2026 Semua Posisi
- 28 Januari 2026
3.
BNI Kucurkan Rp1,5 Triliun Dukung Program MBG 2026
- 28 Januari 2026











