Breaking

Dompet Dhuafa Latih Pemuda Budi Daya Lobster Air Tawar

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Jumat, 10 Juli 2026
Dompet Dhuafa Latih Pemuda Budi Daya Lobster Air Tawar
LPM Dompet Dhuafa sasar semangat generasi muda untuk memulai berwirausaha dengan memberikan pelatihan budi daya lobster di Desa Tanjungpura, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (FOTO:NET)

KARAWANG - Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa berupaya memacu kemandirian sektor ekonomi bagi generasi muda melalui penyelenggaraan agenda pelatihan budi daya lobster air tawar di Lataz Farm, Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada hari Minggu (5/7/2026).

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu bagian dari perwujudan program Penguatan Pemuda dan Keluarga Tangguh yang diformulasikan guna membekali para pemuda dengan keahlian berwirausaha sekaligus membuka potensi ekonomi baru di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Terdapat sebanyak 25 orang pemuda yang berasal dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) turut serta menjadi peserta dalam pelatihan tersebut.

Para peserta tersebut datang dari bermacam kelompok komunitas, mulai dari jaringan gerakan masjid, organisasi karang taruna, hingga kelompok budi daya yang aktif di lingkungan pemukiman mereka.

Pihak LPM Dompet Dhuafa secara sadar membidik kalangan generasi muda lantaran mereka dipandang mempunyai motivasi yang besar untuk merintis bidang usaha serta berpeluang menjadi tulang punggung penopang ekonomi bagi keluarga, khususnya untuk menyokong anggota keluarga yang sudah berada pada rentang usia nonproduktif.

Di samping itu, daya kreativitas serta gairah inovasi yang melekat pada diri kaum muda diharapkan dapat menjadi modal berharga dalam membesarkan bidang usaha sekaligus membagikan dampak positif untuk warga di sekelilingnya.

Selaku Penanggung Jawab Program Keluarga Tangguh LPM Dompet Dhuafa, Priyanto menuturkan bahwa kerja sama dengan pihak Lataz Farm ini memiliki target untuk mencetak para pembudidaya komoditas lobster air tawar yang mempunyai kemampuan dalam merintis usaha secara mandiri.

Menurut pandangannya, pangsa pasar untuk bisnis lobster air tawar sejauh ini masih terbentang sangat luas sehingga potensial untuk dioptimalkan oleh kalangan generasi muda demi bertransformasi menjadi seorang wirausaha.

"Harapannya mereka bisa menciptakan lapangan kerja. Sehingga tidak lagi anak-anak muda ini sibuk nyari kerja, tapi bisa menciptakan lapangan kerja di tempat masing-masing," ujar Priyanto,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (10/7/2026).

Setelah merampungkan sesi pelatihan ini, seluruh pihak peserta bakal difasilitasi dengan paket stimulan budi daya lobster air tawar untuk skala rumahan yang berisikan sarana perlengkapan, benih, beserta indukan lobster.

Lewat sarana pendukung itu, para pemuda tersebut bisa langsung mempraktikkan pengoperasian usaha dari area rumah mereka sendiri.

Dalam fase permulaan, pihak peserta pun bakal memperoleh fasilitas pendampingan berkala dari tim Lataz Farm demi menjamin kelancaran proses budi daya agar dapat berjalan secara maksimal.

Pemilik dari Lataz Farm, Kang Apang, memberikan respons yang sangat positif atas terjalinnya kemitraan strategis tersebut.

Berdasarkan opininya, program Keluarga Tangguh ini menjadi sebuah tindakan konkret untuk menstimulus tingkat produktivitas dari generasi muda.

Dirinya meyakini bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk memetik keberhasilan dalam bidang bisnis budi daya ini asalkan dikerjakan secara bersungguh-sungguh dan konsisten.

"Program Keluarga Tangguh ini jadi salah satu bukti nyata untuk menggerakkan perekonomian masyarakat," kata Kang Apang.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua