Korsel Gugur di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Mundur

Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo (FOTO: NET)
Senin, 29 Juni 2026 | 14:13:01 WIB

KOREA SELATAN - Hong Myung-bo secara resmi menanggalkan posisinya sebagai juru taktik tim nasional Korea Selatan pada hari Minggu (28/6/2026).

Langkah ini diambil tepat satu hari setelah skuad Taeguk Warriors dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Arsitek tim berumur 57 tahun tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pencinta sepak bola Korea Selatan sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan keduanya bersama tim nasional.

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar dan pendukung sepak bola Korea Selatan. Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional sepakbola," kata Hong Myung-bo via Yonhap News Agency, dilansir dari Antara.

Hong menjelaskan bahwa sepanjang dua tahun ke belakang, dirinya selalu berupaya menetapkan langkah paling tepat dalam menentukan komposisi skuad maupun menyusun strategi menjelang laga berlangsung.

"Selama dua tahun terakhir saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama setiap kali harus mengambil keputusan penting, memilih pemain, atau mempersiapkan sesi latihan dan pertandingan: apakah ini pilihan yang tepat untuk sepak bola kami?" ujar Hong.

Korea Selatan menatap ajang Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tim yang dijagokan di Grup A berdampingan dengan tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, serta Republik Ceko.

Namun, performa Son Heung-min dan rekan-rekan setimnya ternyata berada di bawah harapan publik.

Mereka dipaksa menyerah dari Afrika Selatan melalui skor tipis 0-1 dan kembali menderita hasil minor serupa sewaktu berhadapan dengan Meksiko.

Hasil positif satu-satunya yang mampu mereka torehkan hanyalah ketika menumbangkan Republik Ceko lewat keunggulan skor 2-1.

Perolehan itu membuat Korea Selatan cuma bisa mengoleksi tiga poin dan terpaksa menggantungkan nasib lewat skema kalkulasi tim peringkat ketiga terbaik.

Asa mereka pada akhirnya padam lantaran konstelasi hasil di grup-grup lainnya tidak menguntungkan posisi mereka.

Satu hari sesudahnya, Hong mengambil langkah mundur sebagai wujud tanggung jawab atas hasil minor yang diraih tim asuhannya.

Peristiwa ini menjadi catatan pengunduran diri kedua kalinya bagi Hong setelah masa kepelatihan pertamanya bersama tim nasional Korea Selatan pada tahun 2014 lalu.

Selesainya masa tugas Hong Myung-bo kian menambah deretan juru strategi yang menanggalkan jabatannya di tengah berjalannya turnamen Piala Dunia 2026.

Di waktu sebelumnya, nakhoda Skotlandia Steve Clarke sudah mengambil langkah mundur tidak lama semenjak tim asuhannya dipastikan kandas melangkah ke fase sistem gugur.

Skotlandia harus angkat koper setelah kalah bersaing di babak penyisihan grup serta gagal menembus kelompok peringkat ketiga terbaik.

Perombakan kursi kepelatihan juga menimpa tim nasional Tunisia.

Asosiasi Sepak Bola Tunisia mengambil tindakan pemecatan terhadap Sabri Lamouchi menyusul hasil minor kalah telak 1-5 atas Swedia di laga perdana Grup F.

Kursi kosong yang ditinggalkannya kemudian diambil alih oleh Herve Renard.

Kendati demikian, rotasi pelatih ini tetap tidak sanggup mendongkrak nasib Tunisia yang menyudahi babak penyisihan grup tanpa satu pun kemenangan serta terpuruk di posisi buncit Grup F.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati